Serunya Menonton Olahraga Esktrem Bintan Reebok Spartan di Lagoi Bay


Matahari masih malu-malu menampakan cahayanya. Tapi Minggu pagi, 20 November 2016 kami sudah rempong bersiap untuk pergi piknik manja sekaligus menonton event internasional olahraga ekstrem aral rintang yang baru pertama kali diadakan di Indonesia, yakni Bintan Reebok Spartan 2016 di Lagoi Bay, Kabupaten Bintan.

Keluarga cemara blogger kepri. Meski hanya beberapa orang yang ikut tapi tetap asyik
Maklum, rumah saya yang dijadikan homestay ala-ala oleh 3 orang teman Blogger Kepri dari Batam, - ada Mba Menix dengan suami plus dua krucilnya, Kak Icess Danan dan Adek Roy si sopir medan - cuma punya kamar mandi satu. Belum lagi harus melayan anak semata wayang, si Joy yang masih ngantuk.

Sekitar pukul 6.30 pagi, rombongan keluarga cemara meluncur ke menuju Lagoi, kawasan wisata terpadu ekslusif di Pulau Bintan. Tapi sebelumnya mampir dulu ke kedai sarapan pagi untuk membeli bekal nasi dagang dan kue mue.
Sopir medan bah :) 
Dedek Roy yang membawa mobil dengan saya sebagai navigatornya hehe. Ternyata ini anak sopir medan bah ! Jalan yang sepi dan mulus membuat adrenalinnya terpacu untuk menguji nyali hahaha. Tapi untungnya si dedek ini cuma bercanda aja, sepertinya biar kita semua tidak ngorok lagi hahaha *bercandanya keseringan hihihi
Narsis sambil nunggu teman. Pic by Danan Wahyu

Di Simpang Penaga, menuju arah Lagoi, kami berhenti sekitar 30 menit menunggu dua orang teman dari sebuah tv lokal di Batam yang pagi itu datang melalui Tanjunguban. Akhirnya ketika mereka datang semua kursi penuh terisi.

Sekitar 15 menit dari Simpang Penaga, kami memasuki pintu gerbang Lagoi. Setelah membayar tiket masuk seharga 5 ribu rupiah. mobil melaju ke kawasan Lagoi Bay. Jalan di sini tidak kalah mulus, tapi tetap saja harus mengingatkan si dedek yang suka nginjak gas hihihi.
Peserta baru turun dari bus
Akhirnya sekitar 10 menit kami sampai di pelataran parkir Lagoi Bay. Sejumlah bus yang membawa peserta juga baru datang. Mereka langsung melakukan pendataran ulang, mengambil tanda peserta dan kelengkapan yang diperlukan lainnya.

Sementara kami sibuk jepret-jepret ala-ala wartawan *tapi memang pernah jadi wartawan kok hehehe * Cuaca cukup panas menyengat pagi itu, tapi peserta tampak bersemangat. Ada yang mulai memasang perlengkapan, pemanasan dan bahkan ada yang berfoto-foto ria.

Peserta mengambil perlengkapan
Karena saya dan Mba Menix bawa krucil, tentu sedikit rempong karena khususnya anak saya sibuk minta ke pantai. Demi anak-anak akhirnya saya ngalah untuk tidak hunting foto. Saya dan suami Mba Menix nungguin krucil main pasir di pantai aja.

Awalnya saya merasa galau juga bakal tidak bisa menyasikan ajang olahraga aral rintang yang keren ini karena sibuk mengawasi krucil. Ternyata kegalauan saya terobati ketika melihat venue yang aral rintang ternyata juga ada di tepi pantai. Asyeek..masih bisa melihat para peserta yang memiliki fisik dan mental luar biasa berlomba menaklukan berbagai rintangan.


Sekelompok peserta sebanyak 20 orang sedang melakukan pemasanan di tepi pantai tak jauh dari saya mengawasi krucil yang sedang membuat rumah pasir. Kepada suami Mba Menix saya izin sebentar untuk mengawasi si Joy.
Pemanasan dulu
Fisik dan nyali harus tangguh

Tim yang terdiri dari pria dan wanita itu sedang melakukan pemanasan, di mulai dari berlari, melompat, berguling di pasir, sit up dan mengarungi laut hingga beberapa meter. Asyik juga melihat mereka. Tim ini sepertinya akan mengikuti Spartan Beast, yakni melewati rute yang panjang sekitar 21 Km dan memerlukan ketahanan fisik, kesabaran serta keberanian untuk menaklukan 35 rintangan.
Milih lokasi piknik krucils dekat venue supaya bisa moto peserta jelang finish
Dari pengeras suara sepertinya sudah dimulai start untuk kategori Spartan Sprint, yang akan menaklukan 20 jenis rintangan dengan jarak tempuh 6 Km. Rasanya gatal ingin melihat mereka start, apalagi untuk ikut memoto-moto di setiap rute, tapi apa daya krucil tidak bisa ditinggal. Tapi kalau bisa juga ditinggal, apakah saya bisa mengimbangi kemampuan para peserta ? mimpi kali ya hahaha. Jalan jauh dikit aja semput mau pingsan hihihi
Mulai memasuki area finish
Tak lama sekitar 30 menit usai start, ternyata sudah ada satu peserta yang mulai memasuki kawasan menuju tempat finish. Peserta pria ini harus melewati 3 rintangan lagi sebelum mencapai finish. Rintangan itu berupa membunyikan lonceng yang dipasang di tiang di tepi laut. Caranya dengan memanjat melalui tali tambang dan menarik tali lonceng. Ada petugas yang mengawasi mereka.
Harus bisa bunyikan loncengnya
Kemudian dilanjutkan ke arah tepi pantai sekitar 50 meter menaiki rintangan dengan kemiringan 45 derajat. Ada tali yang disediakan di rintangan besi tersebut. Dari puncaknya mereka harus turun dan kemudian melompati bara api dan finish. Di tempat finish mereka sudah ditunggu oleh panitia dengan medali, air ion dan kelapa muda.

Sumpah seru banget melihatnya para peserta. Fisik dan mental mereka luar biasa. Apalagi saya menyaksikan sendiri seorang peserta wanita yang menaiki rintangan segitiga dengan kemiringan 45 derajat itu dengan berlari tanpa memegang tali yang disediakan. Plok plok plok.
Melompati bara api rintangan terakhir sebelum finish
Seorang peserta wanita menaiki rintangan sebelum finish
Tentu akan lebih seru lagi melihat mereka melewati berbagai rintangan lainnya, pasti lebih seru lagi. Tapi meskipun tidak bisa menyaksikan semua rintangan yang harus disaksikan peserta, melalui foto-foto dan video yang diposting melalu fanspage Spartan Race Singapore bisa mengobati keingintahuan saya.
Disambut kelapa muda segar

Para pemenang
Oh ya, event Bintan Reebok Spartan ini berlangsung dua hari, Sabtu dan Minggu, 19-20 November 2016. Total peserta ada sekitar 4000 dari berbagai negara. Jadi jangan heran jika event ini bisa dikatakan event internasional yang luar biasa.


Sejarah Spartan 
Bintan Reebok Spartan yang diselenggarakan oleh Mediacorp, adalah rangkaian dari dua pertandingan Reebok Spartan yang sebelumnya sukses dilaksanakan di Singapura. Sebelumnya olahraga ini sudah pernah dilaksanakan di 25 negara lho.
Pic by SpartanRaceSG

Spartan Race dicetuskan oleh Joe De Sena, Andy Weinberg, dan Julian Kopald dengan nama brand awal Death Race dan kemudian berganti nama menjadi Spartan Race. Spartan Raca ini dirancang dengan standar militer Amerika Serikat. Woow !! Tidak hanya berlari marathon, tapi semua peserta harus punya ketangguhan fisik, mental dan nyali untuk melewati berbagai rintagan.
Pic by SpartanRaceSG
Nah, Spartan Race pertama kali diadakan pada tahun 2010 di Amerika Serikat. Semua peserta harus berlari, merangkak, melompat, dan berenang, dan mengatasi berbagai rintangan.
Pic by SpartanRaceSG


Tahun 2013 Reebok mengambil alih dan sekaligus menjadi sponsor utama acara ini. Namanya pun berubah menjadi "Reebok Spartan Race Series". Bahkan sejumlah televisi seperti Universal Sport dan NBC menyajikan tayangan langsung bahkan membuat serial televisinya.
Pic by SpartanRaceSG

Pic by SpartanRaceSG
Pic by SpartanRaceSG

Pasti penasaran dan ingin melihat langsung kan ? Tentu donk. Saya aja ingin menonton kembali jika nanti diselenggarakan di Bintan untuk kedua kali hingga berikutnya. Semoga saja event seperti ini sering diadakan di Bintan, karena selain menggenjot wisatawan yang datang juga membuat terkenal Provinsi Kepri khususnya ke mancanegara.
Pic by SpartanRaceSG
Pic by SpartanRaceSG


Terimakasih kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Bapak Luki Zaiman Prawira atas kerjasama dan dukungannya. Semoga pariwisata di Bintan semakin maju dan berkembang.












Komentar

  1. tahun depan Blogger kepri ikut yuk :D seru agaknya :p

    BalasHapus
  2. Uni jadi team cheerleaders... #yeyeye #lalalala

    BalasHapus
  3. sopir medan nya memang berani dijalan ya...tapi kalo di laut kayakna takut dia tuh..heheheh peace dedek...
    Semoga acara ini semakin membuat Bintan dikenal oleh wisatawan, dan menjadi daya tarik wisatawan datang , jadinya ada deh pemasukan buat kepri... :)

    BalasHapus
  4. Huuuu seru ya..... Foto-fotonya aja begitu, apalagi nonton langsung....

    BalasHapus
  5. Kuli bangunan aja kalah nih mbak ckckck...keren, cewek2nya berotot

    BalasHapus
  6. Saya kalau kesana berasa seperti orang luar Negeri, btw keren dah Bintan sering jadi tuan rumah event Internasional...

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Mohon maaf komentar terpaksa dimoderasi karena akhir-akhir ini banyak Spam.Terimakasih sudah berkunjung