Tips Membeli Rumah Bekas


Membeli rumah bekas bisa menjadi alternatif menarik untuk mendapatkan rumah dengan harga yang terjangkau. Di pasaran memang, harga rumah bekas cenderung dijual lebih murah jika dibandingkan dengan rumah baru.


Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, membeli rumah murah merupakan strategi jitu untuk mendapatkan rumah yang murah. Minat pencari hunian bekas di portal properti Lamudi sendiri cukup besar, sekitar 45 persen cari rumah yang mengakses Lamudi berniat untuk membeli rumah bekas.
Pencarian informasi rumah dijual melalui internet pun menurut Mart Polman saat ini sudah menjadi kebiasaan yang kerap dilakukan oleh calon pembeli rumah. Hal ini disebabkan karena mencari rumah menggunakan internet dianggap lebih mudah dan praktis. 
"Faktor lainnya karena jumlah pengguna internet di Indonesia terus bertambah. Berdasarkan data dari Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia, saat ini pengguna internet mencapai 143 juta orang atau lebih dari setengah jumlah populasi penduduk Indonesia," kata Mart. 
Nah, bagi Anda yang ingin membeli rumah bekas, berikut ini adalah tipsnya dari portal properti Lamudi. 
           
Memutuskan menggunakan jasa broker atau tidak
Sebelum mencari rumah, ada baiknya jika Anda terlebih dahulu untuk memutuskan untuk menggunakan jasa broker atau tidak, karena menggunakan jasa broker ternyata banyak untungnya. Contohnya, broker memiliki banyak informasi tentang rumah dijual yang sesuai dengan budget atau lokasi yang ingin Anda cari.
Pastikan broker yang Anda pilih profesional
Jika Anda lebih memilih untuk mencari rumah dijual melalui broker, pastikan orang tersebut memang profesional dan terpercaya. Karena broker yang profesional memiliki kredibilitas yang tinggi dan dapat membantu Anda untuk mengurus dokumen jual beli hingga pengurusan KPR.
Mengecek kondisi bangunan rumah
Jangan lupa untuk mengecek kondisi bangunan rumah yang dijual, karena tentunya Anda tidak ingin membeli rumah dalam kondisi yang tidak layak pakai bukan?.
Selain itu, jangan lupa untuk mengecek kualitas bahan, struktur bangunan dan pengerjaan. Jika terpaksa membeli rumah bekas dengan kondisi kurang baik, maka Anda juga harus menyiapkan dana tambahan untuk renovasi.
Lihat kondisi di sekitar rumah
Lihat juga kondisi lingkungan di sekitar rumah, pastikan bahwa kondisi lingkungan rumah yang ingin dibeli benar-benar aman baik dari tindak kejahatan atau bencana alam seperti longsor ataupun banjir. Jangan lupa juga untuk lihat juga aksesibilitas jalan menuju rumah.
Lihat kelengkapan legalitas
Jangan lupa sebelum membeli rumah bekas, Anda juga harus melihat kelengkapan sertifikat yang dimiliki oleh si penjual, seperti Sertifikat Hak Milik (SHM), sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak PBB dan lain sebagainya. 
Pastikan nama yang tertera sama dengan nama yang akan menjual rumah tersebut. Bila tidak harus segera minta balik nama atau surat jual beli dengan pemilik sebelumnya. Tahapan ini sangat penting, karena menyangkut hukum kepemilikan. Jangan sampai muncul perselisihan di kemudian hari.
Cek harga pasaran rumah
Untuk pertimbangan Anda sebelum membeli rumah bekas, Anda bisa mengecek berapa harga pasaran di suatu daerah. Sehingga Anda punya patokan dalam tawar-menawar.

Komentar

  1. tulisannya nggak kelihatan utuh di hp na...beli rumah bekas emang harus extra teliti ya

    BalasHapus
  2. Wah makasih tipsnya, uni.. Syarat melihat kondisi lingkungan sekitar ini yang sering gak kita perhatikan ya.. Padahal ini juga penting banget

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Mohon maaf komentar terpaksa dimoderasi karena akhir-akhir ini banyak Spam.Terimakasih sudah berkunjung