Flores, Calon Destinasi Liburan Berikutnya


Jelang akhir tahun benar-benar bikin mengkhayal. Rasanya sudah tidak sabar ingin berleha-leha di akhir tahun 2016 ini . Jika liburan di dalam kota sepertinya tidak masalah dengan bajet. Tapi jika liburan di luar kota, sepertinya benar-benar harus mempersiapkan rencana yang matang. Maklum biayanya tentu melambung tinggi apalagi saat fixed season.


Tahun depan tepatnya April 2017 saya dengan teman-teman kantor sudah fix untuk ke Bali. Tapi, yang namanya biar semangat untuk bekerja jadi mengkhayal tempat liburan selanjutnya itu tetap penting. Seperti tadi siang ada pertanyaan dari teman " Liburan selanjutnya setelah Bali kemana nih," ujar si Kiting. 

Ada yang menjawab ke Singapura dan Malaysia. Ada yang menjawab ke Thailand dengan alasan harus ke luar negeri supaya imbang. Tapi saya menjawab ke " Flores Island Indonesia aja" . Ya ialah Pulau Flores di tanah air tercinta adalah destinasi menarik dan harus dikunjungi. Ngapain ke luar negeri jika Indonesia masih banyak destinasi yang belum dikunjungi. 

Negeri di bagian timur indonesia adalah negeri yang indah. Saya pernah berkunjung ke sana 6 tahun lalu, tapi memang sih hanya ke Kota Kupang saja. Sementara untuk ke Pulau Flores masih dalam impian. Jadi wajar donk saya merekomendasikan untuk liburan selanjutnya adalah ke Flores.

Teman-teman kantor pada heran kok saya menyarankan ke tempat yang menurut mereka kurang menarik itu. Apa ? kurang menarik ? sepertinya mereka kurang membaca deh. Padahal saat ini beragam info tentang Flores bertebaran khususnya di internet dan sosial media. 

Biar mereka tahu, saya menyebutkan sejumlah tempat wisata menarik di Flores berdasarkan hasil googling saya di internet :

1. Danau Kelimutu
Di dalam Wikipedia disebutkan Danau Kelimutu adalah danau yang terdapat di Gunung Kelimutu. Gunung berapi tersebut memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau tersebut juga dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. 

2. Taman Laut 17 Pulau Riung
Dari web pariwisata Nusa Tenggara Timur disebutkan objek wisata ini terletak di Kecamatan Riung, sebelah utara wilayah Kabupaten Ngada. Kawasan Taman Laut tersebut sebagian wilayahnya terletak di daratan pulau Flores serta sebagiannya di perairan teluk Riung dengan tebaran pulau-pulaunya yang sangat indah. 

Di kawasan ini terdapat 17 pulau besar dan kecil yang letaknya berdekatan satu sama lain. Pulau-pulau itu adalah pulau Pata, Bangko, Rutong, Bampa, Sua, Telu, Mborong, Kolong, Ontoloe, Sui, Wire, Meja, Wawi, Batu, Taor, Laingjawa, Wingkureo. Pulau-pulau tersebut dapat dilihat dengan berkeliling menggunakan Speedboat selama kurang lebih dua setengah jam. Perairan di kawasan ini memiliki beberapa jenis karang yang keras dan lembut, dan ada juga ikan hias berwama-warni.

3. Liang Bua
Di situs Wikipedia disebutkan Liang Buang berarti gua atau lubang sejuk dalam bahasa Manggarai. Liang Bua adalah salah satu dari banyak gua karst di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur di Indonesia. Gua ini terletak di Dusun Rampasasa, Desa Liangbua, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan merupakan tempat penemuan makhluk mirip manusia (hominin) baru yang dinamakan Homo floresiensis pada tahun 2001.

4. Kampung Wae Rebo
Di situs pariwisata Nusa Tenggara Timur disebutkan, kampung ini letaknya tak terlihat dari keramaian dengan pegunungan hujan tropis dan lembah hijau yang mendekap hangat dusun ini. Wae Rebo adalah sebuah dusun yang menjadi satu-satunya tempat mempertahankan sisa arsitektur adat budaya Manggarai yang semakin hari semakin terancam ditinggalkan pengikutnya. Mengapa berbentuk kerucut dan dari mana asal muasalnya masih sebuah tanda tanya besar, kecuali secuil informasi dari tradisi penuturan masyarakatnya sendiri yang merupakan generasi ke-18.

5. Taman Nasional Komodo
Di situs pariwisata Nusa Tenggara Timur disebutkan Komodo adalah makhluk besar mirip kadal raksasa dengan memiliki panjang 2-3 m dan berat mencapai 165 kg, atau 100 kg saat perut kosong. Meskipun penampilannya menyeramkan, komodo bukanlah hewan pemburu yang aktif, mereka merupakan predator yang sabar. Di alam liar, komodo biasanya memburu mangsa yang lemah atau sudah terluka. Mereka hanya butuh satu gigitan untuk melumpuhkan mangsanya. Setelah mengintai mangsanya, terkadang hingga berhari-hari, komodo akan memakan mangsanya yang tengah sekarat.

Komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies langka yang hampir punah, hanya dapat Anda temukan di Taman Nasional Komodo. Karena keunikan dan kelangkaannya, Taman Nasional Komodo dinyatakan sebagai World Heritage Site dan Man and Biosphere Reserve oleh UNESCO tahun 1986.

Sepertinya mereka tertarik dan memang harus tertarik. Semoga Flores bisa kami kunjungi. Ayo semangat bekerja dan menabung hehehe



Komentar

  1. Cantik banget ya rumah rumah itu, mungkin sama seperti atap Rumbia kalau di sampingku, adem banget ...karena udara bagus, aroma daun rumbia juga seger. Kalau itu daun ilalang apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia cantik banget...sy blm tahu juga mba jenis daun ilalang apa,krn ini hasil browsing juga..maklum baru ngayal mba hehehe

      Hapus

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Mohon maaf komentar terpaksa dimoderasi karena akhir-akhir ini banyak Spam.Terimakasih sudah berkunjung