Loading

Selasa, 16 Agustus 2016

Kiat Cantik Tanpa Iritasi Kulit

Semua wanita pasti ingin terlihat cantik dan menarik. Cantik bukan berarti harus selalu berdandan menor atau berlebihan. Cantik yang benar itu menurut saya adalah, berdandan simpel, elegan, tapi bersih dan menarik.


Bayangkan saja, jika ada wanita yang wajahnya berdandan full make up, tapi kukunya kotor. Atau ada wanita dengan pakaian blink blink dengan dandanan menor, tapi kulitnya kering dan bersisik. Kecantikannya jadi luntur karena tubuhnya yang tidak bersih.

Nah, kondisi tentu berbanding terbalik, jika kita melihat wanita dengan dandanan sederhana, make up tipis, tapi kulitnya bersih dan terawat. Namun, sangat disayangkan masih banyak wanita yang kurang peduli kebersihan kulitnya, khususnya kulit tubuh. Ada yang lebih memprioritaskan dandanan wajah tapi lupa untuk menjaga kesehatan kulit tubuh khususnya.

Hmm....dulu mungkin saya sempat termasuk kepada bagian wanita yang kurang memperhatikan kebersihan kulit tubuh. Kesibukan kerja, saya hanya prioritaskan urusan wajah. Hingga pada suatu hari saya mengalami iritasi kulit di leher.

Awalnya saya tidak mengetahui kalau kondisi kulit yang perih, panas dan sedikit gatal itu adalah iritasi kulit. Saya mengira karena gigitan serangga. Tapi, akhirnya saya mencoba browsing dan melihat kondisi leher saya merah adalah iritasi kulit. 

Sungguh sangat dan mengganggu. Selain rasanya yang tidak nyaman, penampakannya di leher juga sangat jelek. Karena kulit yang merah itu kemudian mengering dan menghitam. Apalagi waktu itu saya belum berhijab. Tak jarang teman atau klien saya mencuri pandang memperhatikan leher saya. Sungguh memalukan hiks

Kapok dengan kondisi kulit yang sungguh tidak nyaman itu, membuat saya harus memperhatikan kondisi tubuh dengan lebih ekstra. Saya mencari tahu penyebab iritasi kulit tersebut supaya saya bisa menghindarinya. Ternyata dari sejumlah penyebabnya adalah parfum. Saya sering menyemprotkan parfum ke leher supaya wangi karena malas mandi *ups 

Ya, karena iritasi kulit adalah masalah kulit yang dapat disebabkan karena udara terlalu lembab atau karena kulit bersentuhan langsung dengan bahan kimia, seperti parfum. Untuk pengobatannya, waktu itu saya tidak pergi ke dokter kulit, karena malu nanti pasti diceramahin dan takut ketahuan malas mandi serta hanya modal parfum murahan hehehe. Saya mengobati kulit yang iritasi itu dengan pelembab khusus. Saya pakai pagi, siang dan malam. 

Selain itu saat mandi, saya juga menggunakan air hangat dan menggosok dengan lembut kulit yang iritasi. Hasilnya beberapa hari kemudian kulit saya mulai kembali normal. 

Nah, bagi Anda yang tidak ingin mengalami nasib seperti saya alias ingin cantik tanpa iritasi kulit, berikut kiatnya :
  • Pakailah pakaian yang nyaman dan menyerap keringat
  • Meningkatkan daya tahan tubuh, dengan makan yang bergizi dan kaya serat
  • Minum air putih yang cukup 
  • Rajin membersihkan tubuh alias mandi minimal dua kali sehari
  • Oh ya..mandi jangan asal mandi, tapi gunakanlah sabun yang mengandung bahan baku yang bagus untuk anti kuman. Kalau saya lebih cenderung menggunakan sabun cair  yang mengandung bahan baku yang sudah dipatenkan seperti mengandung active5 bersamaan dengan timol aktif yang diketahui akan kekuatannya sebagai antiseptik alami. 
  • Mengapa saya memilih sabun cair ? karena busa lembut dan kaya di sabun cair akan menggapai dalam hingga ke pori-pori, membersihkan secara mendalam dan menghilangkan kuman yang dapat menyebabkan 10 jenis infeksi kulit, dan meninggalkan kulit anda dalam keadaan bersih dan segar.
  • Berdandanlah sewajarnya
  • Gunakan pelembab yang mengandung bahan yang aman untuk kulit
  • Setelah semua itu dilakukan, yang penting adalah tetaplah berpikiran positif bahwa anda itu adalah wanita yang sehat, cantik dan menyenangkan. Sehingga aura cantik akan keluar dengan sendirinya. 







1 komentar:

  1. paling sebel memang kalau kulit iritasi ya mba..harus dirawat baik-baik :)

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung