Loading

Selasa, 12 April 2016

Liburan Asyik di White Sands Island, Pulau Beralas Pasir Bintan



pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
spot favorit untuk berpose :)

Hari minggu kemarin, 10 April 2016 adalah hari yang ditunggu oleh teman-teman kantor. Tentu saja karena kami mau piknik ke White Sands Island, Pulau Beralas Pasir, di Teluk Bakau, Bintan. Piknik dadakan yang berawal dari ide saya dan Kak Lia sekitar dua minggu lalu itu akhirnya diikuti oleh 25 orang. Lumayan ramai apalagi anak-anak cowok juga antusias ikut.
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
wajah wajah ceria butuh piknik :) 

pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
life jacket wajib dipakai sejak dari konter pembelian tiket

Minggu pagi, cuaca cerah setelah sehari sebelumnya hujan. Dengan menggunakan bus sewaan kami menuju Desa Teluk Bakau, Km 37, Bintan, dimana dermaga White Sands Island berada. Perjalanan lancar dan sekitar 45 menit kami sudah sampai di lokasi. Sangat gampang mencarinya, karena berada persis di pinggur jalan di sebelah kanan dan ada spanduknya.

pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
Sejak diresmikan September 2015 lalu, PT. Indobintan Trijaya selalu pengelola pulau ini sudah menyediakan konter tiket. Jadi pengunjung yang akan masuk ke Pulau Beralas Pasir harus membeli tiket dan kemudian akan diantar dengan speed boat ke pulau yang berjarak sekitar 20 menit tersebut. 
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
pelantar cantik yang menjadi tempat favorit berpose 

Setiap tamu dibekali dan wajib menggunakan life jacket yang sudah disediakan. Jadi jika ada yang terlihat di foto-foto sejumlah media sosial sejumlah tamu tidak menggunakan life jacket saat di atas, kemungkinan besar mereka sengaja tidak memakai atau menanggalkan sementara demi berfoto :) 
narsis itu perlu
Oh ya berapa biaya masuk ke White Sands Island ? PT. Indobintan Trijaya punya beberapa paket yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kantong. Mengapa ? karena meski menyediakan paket snorkling, kayak dan kemah, pengunjung juga bisa sekedar masuk dan bermain di pulau nan indah ini. Misalnya sekedar berenang, main volly, jalan-jalan, memancing atau tiduran di gazebo.

Berikut harga paket yang ditawarkan seperti di foto di bawah ini :
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
silahkan dipilih paket sesuai kebutuhan

Jika masih ragu atau ingin bertanya lebih detil, silahkan saja menghubungi Bapak Susanto selaku manajernya di nomor Hp 085200220202

Oke..usai memilih life jacket sesuai ukuran tubuh masing-masing, kami pun bergerak ke dermaga ujung melewati pelantar kayu yang dicat putih. Jaraknya lebih kurang 50 meter. Di dermaga sudah menunggu speed boat dengan tekong yang sekaligus guidenya. 
pasir putih yang terlihat dari laut benar-benar eksotis
speed boat yang membawa setiap tamu ke pulau beralas pasir

Kami dibagi tiga kelompok, karena kapasitas speed terbatas. Perjalanan ke Pulau Beralas Pasir yang berada di depan mata sangat cepat sekitar 15 menit. Gelombang tenang dan udara cerah makin membuat kami tidak sabar untuk bisa menikmati piknik asyik di pulau yang sudah terkenal hingga ke mancanegara tersebut. 
pondok tempat menunggu speed boat yang akan mengantar ke pulau beralas pasir
Mendekati pulau, pasir putih terpampang nyata. Airnya yang jernih membuat saya ingin segera menceburkan diri di cuaca yang mulai terik. Turun dari boat kami segera mencari tempat untuk berkumpul. Sebuah gazebo yang terletak agak keujung menjadi pilihan kami. Oh ya gazebo ini gratis lho.
gazebo ini gratis lho
main volly di bawah rindangnya pohon...seruu

Meski berkonsep resort, tapi pengelola tidak menyediakan penginapan dalam bentuk bangunan permanen. Jika ingin menginap, tamu disediakan tenda-tenda. Tepatnya resort di pulau ini cenderung kepada konsep menyatu dengan alam.
tenda untuk camping menginap. pic by :IG whitesandsisland
Jadi bangunan di pulau ini sepengamatan saya hanya terdiri dari bangunan induk semacam bar, shower room, kamar mandi, gazebo, tempat penyimpanan alat-alat snorkeling, gudang, menara penjaga pantai dan agak ke dalam di balik rimbun pohon seperti rumah untuk pekerjanya. Semua bangunan di sini terbuat dari kayu, begitu juga shower roomnya yang dilingkupi kayu. Benar-benar alami. Kecuali ada sejumlah kursi dan meja untuk santai di tepi pantai yang terbuat dari plastik.
teduh banget..karena banyak pepohonan rindang
kamar mandi dan shower room
Pohon-pohon yang rindang membuat suasana terik tidak terasa saat berada di tengah pulau, kecuali jika berada di pantainya tentu saja panas hehehe. Bahkan untuk bersantai juga disediakan hammock dan gratis.Saya sendiri juga membawa hammock dari rumah, maklum baru beli harus dicoba :D 
angin semilir bikin ngantuk
Usai meletakan barang-barang, teman-teman mulai menyebar. Ada yang makan siang, ada yang main bola volly, ada yang sekedar narsis berfoto ria. Tak lama pemandu snorkeling datang dan menanyakan apakah kami ingin langsung snorkeling ? tentu saja kami menjawab ia. 

Kembali kami dibagi dalam tiga kelompok. Jadi kelompok pertama diikuti oleh delapan orang. Kami dipersilahkan memilih perlengkapan snorkeling, seperti mask, snorkel dan fin. Kami diajak ke dermaga tempat boat yang akan membawa kami ke kelong atau pondok di tengah laut tempat titik snorkeling. 
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
bersiap untuk snorkeling
Sebelum naik boat, kami diajarkan cara memakai mask atau sejenis kacamata, snorkel atau alat bantu pernapasan dan fin atau kaki katak. Kemudian diajarkan cara menggunakannya serta mempraktekan teknis snorkeling sederhana di pinggir laut yang dangkal. 
tim rempong sebelum snorkeling
Pemandu kami mengingatkan, saat snorkeling yang paling penting jangan panik. Karena dengan menggunakan life jacket, selama di laut bisa dikatakan aman bagi yang tidak bisa berenang sekalipun. Jika merasa capek atau keram sebaiknya menepi atau meminta pemandu untuk menyeret ke tepi dengan meniup peliut di life jacket. 

Saat mencoba praktek di tepi laut yang dangkal saya merasa bisa. Beberapa kali saya mencoba menyelamkan wajah dan bernafas dengan snorkel. Saya merasa mantap dan bisa. Apalagi keberadaan life jacket membuat saya pede, maklum saya tidak bisa berenang hehehe

Akhirnya setelah dirasa cukup, kamipun menaiki boat dan sekitar 5 menit boat sampai di kelong tempat titik snorkeling. Sebelum turun ke laut, kami memakai fin dan mengecek snorkel apakah sudah pas atau longgar. 

Daan...saatnya masuk laut ...! Enam orang teman saya sudah menyebur duluan dipandu dua pemandu. Sementara saya dengan tiga orang teman masih di atas kelong. Entah mengapa ada keraguan saya hendak turun ke laut. Akhirnya saya dijemput oleh seorang pemandu dan mencoba berenang di pinggiran kelong. Saya mencoba untuk menyelam dan bernafas. Setelah dirasa pas saya pun berani menjauh dari kelong dan bergabung dengan teman-teman. 
lebih banyak foto-foto daripada mencari nemo

Yang namanya punya bakat narsis, kami malah sibuk untuk berfoto-foto. Ketika kamera diarahkan kesatu teman, semua sibuk untuk ikut bergerombol. Ternyata kondisi ini malah membuat capek khususnya yang saya rasakan. Padahal niatnya ingin berlama-lama dan melihat ikan nemo, tapi sebentar saja saya sudah mulai merasa lelah.

terumbu karang nan indah. pic by IG whitesandsisland
Saya mencoba untuk mengatur nafas dan berenang pelan-pelan sambil mencoba menyelamkan wajah. Namun, karena jarang olahraga, rasa capek makin terasa. Akhirnya ketika melihat dua teman menepi saya pun ikut menepi. Saat hampir sampai di kelong, kaki kiri saya mulai terasa kram dan saya pun melambaikan tangan ke kamera eh pemandu supaya diseret hehehe
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
kelong tempat titik snorkeling

Di atas kelong saya dan teman-teman yang sudah naik hanya menyaksikan teman-teman yang masih asyik di laut. Ingin kembali turun ke laut, tapi saya tidak boleh memaksakan diri karena masih capek. Duh faktor umur dan tidak pernah berolahraga inilah akibatnya..mudah lelah...aaaggrhhh 

berenang juga asyik
Rombongan kedua datang dan saya bersama sejumlah teman kelompok pertama kembali ke pulau. Badan yang basah makin memicu perut lapar. Dengan baju yang masih basah kami pun makan siang dengan bekal yang dibawa dari rumah.

seruuuu...pokoknya
Usai makan, kami beristirahat di hammock. Saya yang membawa hammock dari rumah memasang di pohon dekat gazebo. Semilir angin membuat mata mengantuk. Tapi pulau nan indah ini sangat sayang jika hanya didatangi untuk tidur siang.
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
pasti penasaran kan ? makanya datang ke sini

Spot lain di pulau ini yang menjadi incaran untuk narsis kami adalah ayunan di dalam laut dengan tulisan White Sands Island. Karena sedang pasang tempat duduk ayunan ini tenggelam karena airnya yang setinggi leher orang dewasa. Bergantian kami menaiki dan berfoto serta sesekali berenang.
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
ayunan...spot foto paling asyik
abaikan panas menyengat demi keseruan ini

Selain itu ada juga semacam tempat untuk perang bantal. Tapi bagi teman-teman lebih digunakan untuk ajang melompat dan duduk sambil narsis. Teteup. Terik matahari siang itu tidak membuat kami takut hitam. Karena pulau ini sangat indah dilewatkan jika hanya untuk duduk saja.
lupakan sejenak pekerjaan

Saya, Kak Lia dan Rei, mencoba menyusuri pantai sambil mencari spot-spot tempat untuk difoto dan berfoto. Dan inilah hasilnya.

Pokoknya pulau ini tidak membosankan. Mau bermain di laut snorkeling, kayak atau berenang  bahkan memancing silahkan. Mau di tepi pantai main pasir, main volly, atau tidur cantik di hammock juga oke. Bahkan sekedar ngerumpi di gazebo sambil menikmati aneka camilan. Atau jika mau keliling pulau juga bisa didampingi pemandu.Jangan takut capek, karena pulau ini hanya seluas 6 hektar. Pulau imut nan cantik seperti penulis ini ...uhuuuk

Sore hari spot yang asyik untuk ditongkrongin adalah tepi pantai. Duduk di kursi-kursi plastik dibawah pohon pinus sambil menyaksikan matahari tenggelam. Apalagi kalau berdua dengan orang tercinta..eaaak
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan
tempat paling asyik di sore hari sambil melihat matahari tenggelam

Tapi jika mau menyaksikan semua itu harus menginap, karena sore hari dikhawatirkan air surut sehingga speed boat tidak bisa merapat ke dermaga. Solusinya memang ada, harus mengarungi laut yang surut hingga mencapai laut yang dalam dimana speed bisa berlabuh.

Tapi jika ingin menginap juga tidak masalah, karena pengelola menyediakan tenda-tenda serta fasilitas makan malam. Namun tetap dengan tambahan biaya donk.

Kembali ke gazebo ternyata semua teman yang snorkling sudah kembali. Namun keceriaan hari itu belum berakhir karena masih dilanjutkan dengan main volly bersama dan berenang serta narsis...tetetup. Bahkan saking senangnya di pulau yang tenang ini banyak yang enggan untuk beranjak. Sore menjelang dan pemandu kami mengingatkan untuk bersiap karena jika terlalu sore dikhawatirkan air surut.

happy...ceria...seru...kompak

Usai mandi dan berganti baju serta membersihkan sampah-sampah ke dalam tong sampah yang sudah disediakan, kami bersiap kembali ke darat atau teluk bakau. Mengapa kami harus membersihkan sampah-sampah ? karena pengelola sangat komit dengan kebersihan. Sehingga tong-tong sampah terlihat di mana-mana dan bahkan jika yang melanggar akan dikenakan Rp 1 juta !. Jangan dilihat besar denda, tapi lihatlah tentang komitmen pengelola untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di pulau ini untuk kepentingan bersama.

Akhirnya kami kembali ke darat tempat konter loket, mengembalikan life jacket dan bersiap naik bus untuk kembali ke Tanjungpinang. Pasti penasaran kan dengan keceriaan kami ? pasti donk. Mau kesana ? ayoo...sayang banget jika liburan belum ke White Sands Island. Dijamin tidak bakal nyesel karena harga yang dibayar sesuai dengan kepuasan yang didapat.


Bagi Anda yang dari luar kota, misal Kota Batam. Tidak perlu khawatir untuk transportasi. Dari Pelabuhan Tanjungpinang banyak kok mobil rental dengan harga yang bisa dinego. Lebih baik juga pergi rombongan maksimal 6 orang jadi bisa patungan mobilnya.

Atau bagi Anda yang dari luar Kepri, seperti Jakarta ada kok penerbangan langsung dari pagi ke Tanjungpinang. Di Bandara Raja Haji Fisabilillah juga bisa menyewa taksi atau mobil avanza ke teluk bakau. Mau menginap di Pulau Beralas Pasir atau di dalam kota Tanjungpinang juga banyak hotel atau wisma dengan harga murah. Jika kesulitan hubungi saja saya, nanti saya bantu booking mobilnya.
pulau beralas pasir di teluk bakau bintan

Oh ya..kalau mau ke pulau ini sebaiknya jam 9 pagi sudah sampai di konter pembelian tiket di Km 37, Teluk Bakau, karena air sudah mulai pasang saat itu. Selain itu supaya lebih puas lama menikmati keindahan pulau ini, sebab biasanya jam 3 sore air sudah mulai surut.

Yuuk berlibur ke Pulau Bintan nan eksotis. Yuuuuuuk
pasti pengin seperti kami kan ? yuk ajak teman, keluarga dan sahabat ke sini


























41 komentar:

  1. Balasan
    1. HAI HAI LAM KENAL SEBELUMNYA .. KALAU SAYA BERANGKAT DARI BATAM NAIK KAPAL KE TG.PINANG.. TRUS DA DI TG.PINANG NAIK APA LAGI YA.. N KALO MAW NGINEP DISANA BRAPAAN UNTUK SEWA PENGINAPAN NYA..
      MAKASII SEBELUM NYAA..

      Hapus
    2. HAI HAI LAM KENAL SEBELUMNYA .. KALAU SAYA BERANGKAT DARI BATAM NAIK KAPAL KE TG.PINANG.. TRUS DA DI TG.PINANG NAIK APA LAGI YA.. N KALO MAW NGINEP DISANA BRAPAAN UNTUK SEWA PENGINAPAN NYA..
      MAKASII SEBELUM NYAA..

      Hapus
    3. hi salam kenal jg
      dari pelabuhan tanjungpinang ke trikora atau km 37 mmg belum ada angkutan umum
      kalau rombongan 5-6 orang tentu bisa menyewa avanza.tarif rata2 rp 600 ribu sudah termasuk sopir dan bbm
      kalau menginap harga terakhir yg sy dapat info rp 500 ribu per orang.dapat makan malam gitu

      Hapus
    4. Hi ibu, jika saya dari batam gimana caranya ya bisa kesana ? dan ada no hp untuk sewa mobilnya ?

      Hapus
    5. dari batam ke pelabuhan sri bintan pura tanjungpinang.dr sana bisa naik rental avanza yg harga 550-600 ribu sudah termasuk sopir dan bbm...kalau mau ke sana usahakan pagi jam 9-10 pagi dah sampai supaya puas main di pulaunya
      untuk rental mobil bisa hub pak ali di hp atau WA 081364712345

      Hapus
    6. Mbakk..kalo saya dari batam naik boat brenti di uban juga bisa hub pak ali?
      Rute nya Lebih deket dari pelabuhan uban ke white sand atau dr pelabuhan tanjung pinang ya..

      Hapus
    7. kalau ke trikora lebih dekat dari tanjungpinang....kecuali mau ke lagoi..ya lebih dekat dr uban

      Hapus
    8. Ooo jadi whitesand island ini di deket trikora ya... Hehe sory bawel soalnya g tW tg pinanggg ..

      Hapus
    9. ia...kan sudsh saya jelaskan di dalam tulisan ini..kalau baca dengan baik pasti sudah tahu di trikora hehehe..ok ga apa2 bertanya

      Hapus
  2. Asik yah main kesitu, ayunannya bikin pengen, sayangnya air lagi pasang, he he..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iaaa..klu surut itu sorean dikit...

      Hapus
  3. Balasan
    1. hehehe..klu ngumpul dengan teman2 itu memang seru heheh

      Hapus
  4. saya suka liat areanya...bersih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia bersih..pengunjung jg wajib buang sampah ke tong tong yg sudah dsediakan

      Hapus
  5. Aku suka ayunan dalam air itu loooh, cakeeeep.. :D.

    BalasHapus
  6. waahh.. keren banget mbak, khususnya ulasan diblog ini sangat lengkap. harus nya dapet fee tuh untuk mengulas tempat ini, coz sangat membantu untuk mempromosikan salah satu tempat liburan terbaik di bintan :)
    jadi penasaran.. kapan-kapan coba maen kesana ah, buat refreshing dan memulihkan suasana hati, biar lebih bersemangat dalam beraktivitas..

    BalasHapus
  7. pasirnya putih banget kan ya mbak, aku suka pasirnya pake banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya..saking putihnya sampe berkilau

      Hapus
  8. cakepp bgt, pengen kesini unnn..

    BalasHapus
  9. Waw pasti itu seru banget ya mbak ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa...seru banget dan pengin kesana lagi

      Hapus
  10. seru banget ya mbak,ini yang kapan hari di share di WA ya mbak...jadi kalo nginep disana semacam kempig gitu ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia mba....kayanya asyik nginap di sana

      Hapus
  11. Cakep ya pulaunya. Padahal sempat snorkeling sekitar pulau ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia bang...cakep banget..apalagi dilihat dari atas

      Hapus
  12. Wah keren juga ternyata, jadi pengen kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo ke sini...pokoknya ga nyesel deh

      Hapus
  13. Pengen ke sini belum sempat-sempat ih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti bisa nanti teh lina..sabar aja..tahun depan jg boleh...bulan maret ato april..udah teduh cuaca krn udah selesai imlek

      Hapus
  14. Kapan Ina kesana lagi? Ikutan dong hehehe.... makin berkembang ya wisata bintan

    BalasHapus
    Balasan
    1. nanti mmg ada rencana ke sana lagi...klu mau ikut nanti saya ajak..okee :)

      Hapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Itu price list ny update ga ya kak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejauh ini update..tp coba konfirmasi lagi ke nomor hp yg ada

      Hapus
  17. hai mbak salam kenal ni mau nanya kalau kita camping di sana bisa gak ya tapi kita gak ambil tenda atau makan dri pulau itu
    trims mbak

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung