Loading

Rabu, 07 Januari 2015

Hemat Elpiji dengan Jenis Kompor Gas yang Tepat



merek kompor gas yang hemat gas elpiji (LPG)
Kompor gas hemat elpiji. pic by Rinnai
Saat makan siang di pantry kantor, biasanya saya dan rekan kerja yang udah merit akan ngobrol ngalor ngidul. Tak jauh-jauh dari urusan rumah tangga apalagi makanan. Saat itulah teman saya yang paling senior, maksudnya dari segi umur dan jumlah anak hehehe cerita kalau harga gas elpiji terbaru sudah mencapai Rp 175 ribu untuk yang 12 kg !!!

Apaaaa....?!!! ya ampun benar-benar mencekik darah. Langsung pingsan mendengarnya *lebay*. Menurut Kak Lia, tadi pagi saat masak elpijinya habis dan langsung telpon agen langganan. " Itu agen kasi tahu harga baru, supaya pas diantar tidak kaget. Tapi tetap saja saya mengomel," ceritanya.

Saya membayangkan gas elpiji di rumah yang mungkin sudah waktunya habis karena nyaris 3 bulan. Biasanya rata-rata 2 bulan sudah habis. Membayangkan beratnya mengeluarkan uang Rp 175 ribu untuk gas 12 kg hiks...tapi mau tak mau pasti harus dibeli.

Meski dilanda kegalauan akibat naiknya harga gas elpiji, saya tetap optimis jika nantinya jauh lebih hemat. Karena saya sudah menukar kompor gas yang lama dengan tipe baru. Maksudnya mereknya tetap Rinnai tapi tipe atau serinya nya yang saya ganti. 

Kompor gas merek Rinnai yang sekarang berseri RI-522 C atau Cetlon. Jenis apinya ekonomis. Jadi semburan api yang keluar dari tungkunya tidak kuat dan sangat hemat gas. Kompor gas seri ini sangat cocok untuk rumah tangga apalagi keluarga kecil seperti saya.

Sebelumnya saya memakai tipe api besar dan itu tetap hemat. Padahal saya pikir tipe yang lama itu yang paling hemat dan ternyata setelah mengubek-ubek web Rinnai, saya jadi paham tipe kompor gas apa yang cocok untuk rumah tangga serta yang paling penting HEMAT GAS ELPIJI :) 

Saya jadi teringat dengan ibu mertua yang mengeluh gas elpiji di rumah beliau tepatnya di rumah kakak ipar saya yang sangat boros. Masa kompor gas tanam dengan tiga tungku gas elpiji 12 kg tahan hanya 20 hari. 

Dari situlah saya penasaran dan kemudian memperhatikan semburan api yang keluar dari tungkunya. Memang semburan api di kompor gas di rumah mertua sangat kencang. Saya yakin itu jenis turbo atau tornado.

Jadi bagi Anda yang ingin hemat gas, sebaiknya cek tipe masing-masing kompor gas di rumah Anda melalui web produsennya. Jika termasuk menggunakan api yang besar apalagi yang turbo bahkan tornado lebih baik ganti. Karena ruginya sekali tapi hemat selamanya :)

Kalau perlu saat membeli ke toko bawa catatan serinya. Seperti yang saya lakukan, karena ternyata karyawan toko tidak paham juga tipe tipe kompor gas, kecuali jika membeli di showroom produsennya.

Sejak membeli kompor gas tipe baru ini sejak sebulan lalu, gas elpiji di rumah yang seharusnya sudah habis 2 bulan tapi sekarang bisa 3 bulan. Hemat dan tidak bikin kantong bolong. Semoga harga gas elpiji tidak naik lagi..Aamiin. 

NB : Foto kompor gas di rumah menyusul, karena ini nulisnya di kantor jelang pulang :)




2 komentar:

  1. waaah baru tau ternyata kompor dan elpiji sangat berpengaruh ya :D

    BalasHapus
  2. emak-emak sukanya yang hemat-hemat. sama dongg dengan saya. sepertinya saya sudah tepat memilih kompor yang semburan apinya tidak wosowos. terima kasih artikelnya.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung