Loading

Selasa, 20 Mei 2014

BNI Simponi :Cara Hidup Tenang dan Nyaman di Hari Tua


Gambar dari BNI
Pernahkah Anda yang saat ini masih muda membayangkan masa tua nanti? atau pernahkah Anda memimpikan bagaimana kehidupan hari tua nanti ? Saya pernah dan bahkan bisa dibilang sering. Yang saya impikan di masa tua atau di usia pensiun saya adalah hidup tenang, nyaman dan bahagia bersama anak cucu saya. Melakukan hal-hal yang ringan dan menyenangkan saya, misalnya bermain dengan cucu-cucu, membaca, menulis, lebih meningkatkan amal dan ibadah serta jalan-jalan bersama anak cucu saya di dalam maupun luar kota bahkan luar negeri.

Intinya saya tidak perlu ribet memikirkan hal-hal yang menguras tenaga dan pikiran apalagi menyangkut masalah keuangan. Saya tidak mau di hari tua saya masih harus bekerja, harus mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya kesehatan serta urusan lainnya.Intinya saya ingin punya dana yang cukup bahkan lebih saat menjalani masa tua atau usia pensiun.

Memang saat ini saya hanya seorang ibu rumah tangga. Tapi bukan berarti saya tidak perlu mempersiapkan dana pensiun. Dana pensiun bukan hanya terkait dengan mereka yang bekerja sebagai PNS seperti suami saya, TNI, Polri, pegawai swasta, karyawan, pengusaha dll. Namun dana pensiun berlaku bagi semua orang termasuk ibu rumah tangga seperti saya.

Dana pensiun itu sangat penting lho, berikut alasannya :
  1. Sebagai dana tabungan di hari tua. Fisik kita tak selamanya kuat hingga tua, kadang sebelum masa usia pensiun tidak bisa lagi bekerja aktif. Jadi dana pensiun bisa kita manfaatkan untuk menambah biaya sehari-hari.
  2. Sebagai pengimbang harga kebutuhan sehari-hari yang makin naik tiap tahun.Meski kebutuhan di masa tua tidak lagi sebesar saat bekerja, tapi dana pensiun sangat membantu untuk mengimbangi kenaikan harga berbagai kebutuhan hidup setiap tahun.
  3. Kondisi fisik atau kesehatan yang makin menurun dan rentan terkena penyakit membuat kita perlu sering berobat atau mendapatkan perawatan. Dana pensiun bisa digunakan untuk biaya kesehatan tersebut.
  4. Untuk hidup mandiri di masa tua. Dengan adanya dana pensiun kita tidak perlu lagi membebani anak atau sanak keluarga untuk biaya di hari tua.
  5. Bisa jadi dana untuk terus beramal di hari tua dengan membantu orang lain yang lebih membutuhkan. Jika di masa tua kita hidup berkecukupan dengan tabungan yang banyak dan melebihi kebutuhan kita, bisa dijadikan sebagai dana untuk beramal kepada orang-orang yang membutuhkan, yayasan sosial, mesjid dll.
  6. Bisa menjadi dana untuk bersenang-senang dan mewujudkan impian yang belum terwujud saat muda atau bekerja, seperti jalan-jalan ke luar negeri.
  7. Sebagai warisan untuk anak cucu dan membahagiakan keluarga. Dana pensiun bisa menjadi warisan bagi anak dan cucu kita dan tentu mereka akan bahagia karena orang tua mempunyai warisan untuk mereka
Gambar dari BNI
Saat masih aktif bekerja sebelum menikah saya sudah mulai mempersiapkan dana pensiun. Sekarang pun saat sudah menikah dan punya suami yang berprofesi sebagai PNS dan pasti akan mempunyai dana pensiun, bukan berarti saya harus bergantung kepada uang pensiun suami semata. Saya telah mempersiapkan dana pensiun melalui sejumlah cara seperti :
  1. Menabung dalam bentuk emas perhiasan. Dari gaji selama bekerja saya menabung dalam bentuk emas perhiasan. Selain bisa untuk berhias di saat-saat tertentu, emas perhiasan pasti akan naik harganya setiap tahun, apalagi 20-30 tahun mendatang. Jadi emas perhiasan tersebut bisa saya jual saat usia pensiun dengan keuntungan yang jauh berlipat ganda.
  2. Investasi di bidang properti. Selain sudah memiliki rumah yang saya tempati sekarang, bersama suami saya juga membeli rumah kedua yang juga sudah selesai renovasi. Pilihan saya pada investasi rumah karena tiap tahun harga rumah selalu naik dan jika dijual pada 20 tahun mendatang tentu harganya akan jauh berlipat ganda. Jika pun nanti tidak dijual, rumah tersebut bisa disewakan dan bisa menjadi sumber pendapatan setiap bulannya di masa tua.
  3. Membeli polis asuransi. Meskipun jumlah preminya tidak terlalu besar namun saya tetap ikut asuransi dengan alasan untuk menambah dana di usia pensiun nantinya. 
  4. Menabung. Namun cara terakhir ini kurang efektif karena dana di bank sering diambil, sehingga jumlah tabungan saya untuk terus bertambah berjalan lambat.
Dengan empat cara saya mempersiapkan dana pensiun itu apakah saya sudah merasa cukup untuk menghadapi usia pensiun ? Jawabannya belum. Saya masih ingin menambah dana pensiun saya dan ternyata saya dapat informasi ada program layanan pensiun yang bagus dari BNI yaitu program BNI Simponi.

Apa itu BNI Simponi ?
Ternyata setelah saya baca di website BNI, program BNI Simponi adalah layanan program pensiun yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk  (DPLK BNI) dan ternyata sudah ada sejak tahun 1994.

Siapa yang Bisa Jadi Peserta BNI Simponi ?
Bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Dari pegawai negeri, pegawai swasta, pegawai BUMN/BUMD, dokter, notaris, konsultan, akuntan, pengacara, arsitek, pedagang, petani, buruh bahkan mahasiswa boleh ikut. Pokoknya siapa saja yang menginginkan kesejahteraan di masa purna tugas.

Cara Menjadi Peserta BNI Simponi ?  
  1. Datang ke Kantor Cabang BNI terdekat 
  2. Bawa fotokopi KTP
  3. Mengisi aplikasi 
  4. Menyerahkan setoran awal minimal Rp 250.000
Dengan bukti Buku Simponi di tangan artinya sah menjadi peserta program BNI Simponi. Nah kalau mau menyetor tiap bulan juga gampang.
Cara Penyetoran Iuran Bulanan BNI Simponi :
  • Bisa dilakukan tunai di Kantor Cabang BNI terdekat
  • Melalui transfer dari bank lain
  • autodebet dari rekening tabungan atau giro BNI 
  • Bisa juga dengan fasilitas Phone Banking BNI
Kebetulan sekali karena suami saya nasabah BNI dan gajinya tiap bulan dibayarkan dari kantornya melalui rekening BNI, pasti akan lebih mudah bagi saya jika ikut program BNI Simponi ini
dok pribadi
Apa Manfaat Menjadi Peserta BNI Simponi ?
Jika kita menjadi peserta program tersebut akan mendapatkan pengembangan yang optimal setiap bulannya cukup dengan iuran minimal Rp.50.000. Selain itu setelah memasuki usia pensiun, peserta program BNI Simponi berpeluang untuk mendapatkan manfaat pensiun bulanan seumur hidup. 

Tidak hanya itu, ternyata juga bisa diteruskan kepada ahli waris, apakah kepada janda/duda dan sampai dengan anak yang terkecil dengan ketentuan belum berumur 25 tahun/belum menikah/belum bekerja.

Berapa Pengembangan yang Diberikan Kepada Peserta BNI Simponi ?
Besarnya hasil pengembangan yang diberikan tergantung pada bunga yang berlaku di pasar pada saat itu dan tergantung paket investasi yang dipilih peserta yang terdiri atas :
75%   (Deposito dan/atau Pasar Uang); 25% (Obligasi)
50%   (Deposito dan/atau Pasar Uang); 50% (Obligasi)
100% (Deposito dan/atau Pasar Uang)
100% (Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah dan/atau Obligasi Syariah)
50%   (Deposito, Pasar Uang dan/atau Obligasi Syariah) dan 50% (RD Syariah)
50%   (Deposito dan/atau Pasar Uang); 50% (Reksadana dan/atau Saham)
50%   (Obligasi); 50% (Reksadana dan/atau Saham)

Besarnya hasil pengembangan yang diberikan tergantung pada bunga yang berlaku di pasar pada saat itu dan tergantung paket investasi yang dipilih peserta.  

Mengenai usia pensiun di BNI Simponi menyediakan usia pensiun normal mulai dari 45 tahun. Sementara jenis manfaat pensiun BNI Simponi juga terdiri dari beberapa macam antara lain :
  • Pensiun Normal, manfaat pensiun diberikan kepada peserta pada saat mencapai usia pensiun yang ditetapkan peserta pada awal masa kepesertaan.
  • Pensiun Dipercepat, manfaat pensiun diberikan kepada peserta yang minimal berusia 10 (sepuluh) tahun sebelum usia pensiun normal dan berhenti dari kepesertaan.
  • Pensiun Cacat, manfaat pensiun cacat dibayarkan kepada peserta yang mengalami cacat tetap dan tidak dapat melanjutkan iurannya.
  • Pensiun Meninggal Dunia, apabila peserta meninggal dunia sebelum Usia Pensiun Normal, manfaat pensiun dibayarkan kepada janda/duda atau ahli waris peserta.
Jadi bagi Anda yang masih berusia muda, baru bekerja apalagi belum menikah sudah seharusnya memikirkan masa pensiun nanti. Jangan menunda apalagi jangan sampai punya prinsip masa tua adalah tanggungan anak-anak Anda. Bagi yang tertarik dan ingin bergabung seperti saya di program BNI Simponi silahkan baca lebih detil dan lengkap di http://bit.ly/BNI_Simponi. Setelah itu langsung daftar BNI Simponi ya.

Tulisan ini diikutsertakan pada 

Tulisan ini akhirnya menjadi pemenang ke 2..Alhamdulillah dan saya mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2 juta dan tabungan BNI Simponi sebesar Rp 2 juta




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung