Loading

Rabu, 07 Mei 2014

3.096 Days : Kisah Natascha yang Diculik 8 Tahun

tips menjaga agar terhindari dari penculikan dan pedofil serta pemerkosaan.kisah natasha kampusch yang diculik 8 tahun
Adegan ketika Natascha diculik.Pic ambil di sini
Barusan nonton film di Fox Movies judulnya 3.096 Days dan ternyata itu diangkat dari kisah nyata Natascha Kampusch yang diculik selama kurang lebih delapan tahun (1998-2006) di Austria dan akhirnya bisa melarikan diri. Saya memang pernah melihat buku tentang kisah Natascha di toko buku beberapa tahun lalu, entah kenapa tidak jadi membeli. Tapi akhirnya rasa penasaran saya pada kisah gadis itu bisa juga terbayar oleh film ini.

tips menjaga agar terhindari dari penculikan dan pedofil serta pemerkosaan.kisah natasha kampusch yang diculik 8 tahun
Buku Natasha yang tak sempat saya beli. Pic di sini

Tulisan ini khusus bagi mereka yang belum pernah nonton. Kalau semuanya udah pernah, ya syukur deh hehehe...Natascha, gadis cilik berusia 10 tahun bertubuh subur diculik saat berjalan kaki hendak ke sekolahnya. Ia dibekap oleh seorang pria dan dimasukan ke dalam mobil van putih. Kejadian ini sebenarnya dilihat oleh seorang teman sekolahnya, tapi entah mengapa ia hanya berlalu begitu saja meski dengan wajah sedikit heran.

Sebelumnya Natascha pagi itu memang bertengkar dengan ibunya. Jadi wajar saat ia tidak pulang ke rumah cuma dianggap minggat saja dan akhirnya baru disadari ia diculik, setelah teman yang melihatnya ia dibekap menceritakan apa yang ia lihat kepada polisi. Tapi, ternyata upaya polisi menyelidiki penculikan itu tidak berhasil menemukannya, apalagi ketika si penculik yang mempunyai mobil van putih dan ikut diperiksa polisi ke rumahnya tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan.
tips menjaga agar terhindari dari penculikan dan pedofil serta pemerkosaan.kisah natasha kampusch yang diculik 8 tahun
pic diambil di sini

Oh ya si penculik bernama Wolfgang. Ia digambarkan sebagai seorang pemuda yang tertutup. Tidak dijelaskan pekerjannya di film ini Yang jelas ia tinggal seorang diri di rumah yang besar dan halaman depan dan belakang yang luas.

Ia adalah anak tunggal yang ibunya nyaris datang tiap hari ke rumah itu untuk menyiapkan makanan dan membereskan rumahnya. Oh ya saat Natascha diculik, ia langsung dimasukan ke dalam ruangan bawah tanah yang ternyata sudah dipersiapkan oleh si penculik.

Ada wastafel, ada toilet, meja dan tempat tidur. Di situlah hari-hari Natascha dihabiskan tanpa bisa melihat dunia luar. Tapi anehnya si penculik tetap memberinya buku pelajaran dan bacaan. Sementara untuk mengurangi kejenuhannya, Natascha berpura-pura menjadi guru dan muridnya adalah pakaian sekolahnya yang ditaruh di kursi dan dianggap sebagai murid. Ia mengajar "murid" itu, memarahinya bahkan kadang memberi hukuman juga.

tips menjaga agar terhindari dari penculikan dan pedofil serta pemerkosaan.kisah natasha kampusch yang diculik 8 tahun
salah satu adegan di film. Pic diambil di sini
Anehnya orang tua si penculik khususnya tidak pernah menyadari. Apalagi ibunya yang sering datang. Mungkin karena ruang penyekapan yang berada di bawah tanah dan pintunya yang disamarkan dengan brangkas.

Si penculik sering memberikan hukuman fisik pada Natascha jika ia melakukan kesalahan, seperti tidak mau makan. Oh ya...Natascha juga didoktrin untuk selalu patuh pada si Wolfgang, karena beberapa kali dalam sehari ia akan mendengarkan ucapan dari si penculik melalui pengeras suara, kalimat yang berbunyi "patuhi aku". Kalimat itu diucapkan berulang kali oleh penculiknya.

Suatu hari ketika Natascha mulai menstruasi dan darahnya tercecer di lantai, di penculik marah besar dan menyuruhnya untuk membersihkan. Sejak itulah kehidupan di penyekapan semakin pahit karena si penculik memperkosanya. Hiks.

Bahkan di film itu digambarkan Natascha dibotakin karena suatu ketika si ibu penculik bertanya apakah anak itu sudah punya pacar dan apakah pacarnya itu berambut panjang. Si anak alias penculik itu menjawab tidak, tapi si ibu kemudian memperlihatkan rambut yang melekat di baju anaknya. Sejak itu Natascha dibotak agar rambutnya tidak menempel di baju si penculik.

Natascha juga diajar melakukan pekerjaan rumah. Ironisnya ia disuruh bekerja setengah telanjang. Kadang cuma pakai baju tanpa bawahan, bahkan kadang hanya memakai singlet tanpa celana dalam dan bra. Kalau melakukan kesalahan ia akan dihukum dan dihajar. Semua perlakuan itu dicatatnya di kertas tisu toilet dan disimpan.

Tubuh Natascha sangat kurus dan pucat serta wajahnya kaku. Tapi ia berusaha menikmati penyekapan itu, seperti pada suatu hari Natal ia mempersiapkan diri merayakan berdua si penculik. Bahkan ia diberi hadiah walkman sehingga menjadi bahan hiburan selama ia di kamar.
tips menghindarkan anak dari penculikan dan pedofil serta serta pemerkosaan.kisah natasha kampusch yang diculik 8 tahun
Lantai atas tempat masuk ke ruang penyekapan dan ruang bawah tempat natasha dikurung.Pic dari sini
Suatu hari si penculik mengajaknya ke toko bangunan untuk memilih keramik dan karpet guna merenovasi kamar si penculik. Tapi niat Natascha untuk kabur tidak bisa karena doktrin untuk mematuhi penculik menguasai pikirannya.

Ketika renovasi kamar penculik selesai yang didominasi warna ungu ia memperlihatkan kepada Natascha yang tampak sangat senang. Bahkan si penculik menghadiahinya lingerie cantik sebaga kado "perkawinan". Bahkan biasanya ketika hendak "tidur" dengan Natascha tangannya selalu diikat, namun kali itu tidak.

Saat itulah Natascha bertanya mengapa si penculik memilih dia dan jawaban penculik adalah karena ia menyukai senyuman Natascha sejak pertama kali melihatnya di toko. Ia pun bercerita kalau setelah melihat Natascha ada keinginan untuk memiliki dan mempersiapkan ruang khusus bawah tanah.

Natascha pernah mencoba bunuh diri dengan membakar tisu toilet di kompor listrik tempat memanaskan makanannya, tapi akhirnya ia mendapatkan hukuman pukulan dan tendangan dari si penculik. Si Wolfgang mengatakan kalau ia tidak boleh bunuh diri. 

Oh ya..Natascha ternyata juga diganti namanya oleh si penculik. Ia diberi nama Bibiana namun lebih sering dipanggil Bibi. Pernah suatu ketika ia diajak main sky oleh si penculik dan saat minta izin ke toilet, Natascha minta tolong pada seorang wanita kalau ia adalah Natascha Kampusch yang diculik. Tapi si wanita tidak peduli.

Akhirnya kisah Natascha berakhir ketika suatu hari si penculik berniat menjual mobil Van putihnya. Ia menyuruh Natascha membersihkannya dengan vacum cleaner. Saat si penculik sedang lengah karena asyik menelpon, Natascha memanfaatkannya untuk kabur melalui pintu pagar yang tidak terkunci.
tips menghindarkan anak dari penculikan dan pedofil. kisah natasha kampusch yang diculik 8 tahun
Natascha yang tumbuh jadi gadis cantik setelah bebas.Pic diambil dari sini
Ia akhirnya bersembunyi di sebuah kebun dan mengatakan adalah Natascha Kampusch yang diculik delapan tahun lalu. Akhirnya si wanita pemilik kebun menelpon polisi, membawanya ke kantor polisi dan mempertemukannya pada kedua orang tuanya.

Sementara si penculik yang menyadari Natascha kabur akhirnya memilih jalan bunuh diri dengan menabrakan diri ke kereta karena ia tahu polisi mencarinya. 

Film ini sangat mengharu biru dan menyentuh. Saya tidak bisa membayangkan jika itu terjadi pada saya dan Ya Allah jangan sampai terjadi pada anak, cucu dan keturunan saya sampai kapanpun. Saya salut dengan Natascha yang kuat dan tegar dikurung selama 8 tahun serta akhirnya bisa menceritakan kisahnya yang dibukukan kemudian dijadikan film.

Belajar dari kisah Natascha memang jujur membuat saya parno. Apalagi sekarang juga sering terdengar berita penculikan dan pemerkosaan anak. Sebagai orang tua banyak pelajaran dari kasus Natascha. Yang dapat saya petik hikmahnya dan yang akan saya lakukan guna menjaga anak saya yang sekarang baru berumur 2,8 tahun adalah :
  1. Wajib mengajarkan kepada anak untuk melawan. berteriak jika ada yang berlaku kasar. Kalau perlu anak nanti di umur 4 tahun akan saya ikutkan kursus bela diri.
  2. Tidak membiarkan anak bermain sendirian di halaman rumah apalagi ke tempat yang di luar pantauan saya dan keluarga.
  3. Sebisa mungkin mengantar dan menjemput anak sekolah dan tempat kursus. Biar repot yang penting anak saya aman. Bahkan tidak membolehkannya dijemput oleh orang lain kecuali saya, ayahnya atau anggota keluarga lainnya. (kalau udah masuk sekolah)
  4. Mengajarkan jangan mudah percaya bahkan menolak diajak oleh orang yang tidak kenal.
  5. Saya akan menjaga komunikasi dengan gurunya di sekolah, tempat les sekaligus memantau perkembangan anak saya.(kalau udah sekolah)
  6. Mengajarkan kepada anak hal-hal yang perlu dijaga dari bagian tubuhnya yang tidak boleh dipegang oleh orang lain dan wajib menceritakan jika ada yang berlaku tidak sopan.
  7. Mengajarkan anak terbuka, menjaga komunikasi agar anak tidak mudah merajuk, ngambek apalagi sampai menutup diri dengan keluarga.
  8. Selalu memantau anak di mana pun ia berada dengan melengkapi dengan alat komunikasi (kalau udah sekolah)
  9. Berdoa agar anak dan keturunan saya nantinya selalu dalam lindungan Allah SWT..aamiin
Ada yang mau menambahkan tipsnya ? yuk kita share..thanks








2 komentar:

  1. kapan main ke batam insya allah saya kasih film2 seperti ini kak.kebetulan saya banyak koleksi film 😊

    BalasHapus
  2. Saya belum nonton nih mbak film yang satu ini, mungkin bisa jadi refrensi selanjutnya untuk ditonton karena kalau saya mah kebanyakan nonton film aksi jadi jarang nonton film ini.

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung