Loading

Rabu, 30 April 2014

Wartawati Tras Raih Anugerah Karya Tulis Jurnalistik Tanjungpinang

Wartawati Majalah Tras Ruziana meraih juara pertama pada Sayembara Karya Tulis Jurnalistik Pemko Tanjungpinang. Artikelnya yang berjudul "Menuju Kejayaan Pendidikan Masa Lalu" itu berhasil meraih nilai tertinggi 255. Atas prestasi itu Ruziana berhak membawa pulang tropi tetap Wali Kota Tanjungpinang, uang tunai Rp 6 juta dan sertifikat, yang diserahkan langsung oleh Dra Hj Suryatati A Manan,pada 27 April 2009 di Hotel Comfort.
Ruziana, wartawati meraih anugerah jurnalistik ke I tahun 2009 Kota Tanjungpinang. Wartawan majalah Tras ini berhasil menyisihkan sesama wartawan dari media harian khususnya
Menerima Piala Anugerah Jurnalistik ke I tahun 2009 dari Walikota Tanjungpinang Dra.Hj. Suryatati A Manan

Selain itu artikel keduanya yang berjudul "Menjual Penyengat Memetik Manfaat" juga berada dalam urutan 7 dalam nominasi 10 besar dan mendapat uang pembinaan Rp 500 ribu.Wanita yang menempuh pendidikan jurnalistik di Lembaga Pendidikan Pers Paradigma, Padang ini berhasil menyisihkan wartawan dari media harian seperti Tribun Batam, Batam Pos, Posmetro dan Sijori Mandiri.

"Saya sangat bersyukur ,karena sekali lagi kemampuan saya dalam bidang menulis bisa teruji dan bersaing dengan wartawan dari media harian. Setidaknya apa yang saya raih ini akan memberikan dampak yang positif bagi karir saya dan majalah tempat saya bekerja," ungkap wanita yang memulai karir sebagai reporter di sebuah media harian di Padang.

Total hadiah uang tunai sebesar Rp 6,5 juta itu kata Ruziana selain untuk mentraktir makan teman-teman seprofesi dan rekan di kantor juga diberikan untuk mertua, orang tua dan adik-adiknya di Padang."Selain itu juga dibelikan perabotan rumah tangga sebagai kenang-kenangan di rumah saya,"ungkapnya.

Prestasi dalam bidang menulis merupakan yang kedua kalinya diraih oleh istri pegawai distrik navigasi Tanjungpinang ini. Tahun 2007 lalu ia berhasil menyabet dua gelar, juara pertama dan kedua dalam Sayembara Mengarang Cerpen yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang.

Cerpennya yang berjudul "KaTePe" dan "Surat" berhasil menawan hati para juri yang terdiri dari Maman S Mahayana, seorang kritikus sastra dan dosen sastra Universitas Indonesia, Prof Hasanuddin WS, guru besar UN Padang dan Tusiran Suseno, penulis senior Kepri.

Sayembara Karya Jurnalistik 2008 Pemko Tanjungpinang, seperti yang disampaikan oleh panitia, Abdul Kadir Ibrahim dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2008 lalu. Sayembara itu sendiri terdiri karya tulis, karya foto jurnalistik dan visual jurnalistik.
Ruziana, wartawati senior, lulusan Lembaga Pendidikan Pers Paradigma yang telah bekerja di beberapa media dan sekarang aktif sebagai blogger di kota tanjungpinang, mengelola grup blogger tanjungpinang


Tema yang diperlombakan adalah Hasil-hasil Pembangunan dan Potensi Kota Tanjungpinang. Setiap karya yang diikutsertakan sudah dimuat di media masing-masing dalam rentang waktu 20 Oktober hingga 25 Desember 2008.

Juri penilai dari sayembara ini terdiri dari ketua juri, Sutrianto,Pimpinan Umum Riau Pos, Agus Cristianto dari Media Indonesia dan Bobby Reza dari TVRI. Setiap karya yang masuk meja panitia akan diseleksi dengan sistem penjurian tidak mencantumkan nama dan media peserta alias tanpa tanda pengenal.
Ruziana, wartawati senior, lulusan Lembaga Pendidikan Pers Paradigma yang telah bekerja di beberapa media dan sekarang aktif sebagai blogger di kota tanjungpinang, mengelola grup blogger tanjungpinang
Foto bersama walikota, unsur muspida dan pemenang

Wali Kota Tanjungpinang Dra Hj Suryatati A Manan dalam sambutannya pada malam penyerahan hadiah itu, mengharapkan kegiatan sayembara itu dapat memberikan dampak positif bagi Kota Tanjungpinang serta lebih memotivasi para jurnalis dalam berkarya.

"Saya harap kegiatan ini bisa rutin dilakukan dan bisa menjadi ajang yang positif bagi para jurnalis dalam berkarya, khususnya menyikapi perkembangan pembangunan di kota ini,"harapnya.***

NB : Tulisan teman saya Indra, dari Majalah Tras

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung