Loading

Senin, 10 Februari 2014

Tips Aman Bagasi Pesawat

kenangan di taman El Tari Kupang

Baca berita tentang banyak penumpang yang kesal karena kehilangan barang di bagasi pesawat terbang, saya jadi ingat ketika melakukan perjalanan ke Kupang dua tahun silam.Saya bersama rombongan berangkat dari Batam menggunakan salah satu maskapai yang digemari banyak penumpang karena harga tiketnya yang lebih murah :D 

Mengingat  acara di sana selama empat hari, tentulah saya khususnya dan teman-teman membawa koper yang lumayan besar, apalagi nanti bisa sekaligus disiapkan untuk menaruh oleh-oleh hehehe...Seperti biasa, kalau bepergian dengan pesawat, saya biasanya selain membawa koper berisi pakaian dan keperluan lain, juga membawa tas kecil selain tas tangan. Biasa tas jinjing itu berisi minuman, makanan ringan, majalah atau buku. Tas jinjing itu biasanya dibawa ke dalam pesawat dan koper ditaruh dibagasi.
Akses ke Kupang tidak langsung dari Batam, tapi transit dulu di Surabaya untuk mengambil penumpang dari kota lain yang juga melanjutkan Kupang. Akhirnya setelah perjalanan yang lumayan melelahkan, kami sampai di Kupang tengah malam dan disambutoleh panitia di bandara.

Tidak sabaran untuk sampai di hotel, mandi air hangat dan tidur. Tapi, semua itu tertunda gara-gara teman saya kehilangan kopernya. Urusan berdebat dan melapor ke petugas pun harus memakan waktu lebih dari 1 jam, apalagi dalam kondisi lelah semua terasa berjalan sangat lambat.Kebetulan saat itu ada 2 penumpang lain yang juga kehilangan kopernya.

Akhirnya kami pun sampai di hotel dan kembali saya kecewa karena fasilitas air hangat tidak ada. Tapi tidak apa-apa yang penting bisa cuci muka dan tukar baju dan tidur. Tapi ups..itu teman saya yang kehilangan koper cuma bengong. Ya ialah, dia tidak punya baju ganti karena semua pakaiannya ada di koper yang hilang.

Untuk membeli baju tidak mungkin lagi karena sudah tengah malam dan toko-toko sudah pada tutup. Untunglah tubuh kami nyaris sama ukurannya dan saya meminjamkan pakaian saya untuknya begitu juga pakaian resmi untuk acara keesokan harinya.

Belajar dari pengalaman teman itu, untuk selanjutnya jika bepergian ke luar kota dengan pesawat saya mempunyai tips aman bagasi :
1. Jika bepergian sebentar selama 1-2 hari sebaiknya bawalah koper ukuran kecil sehingga bisa dibawa masuk ke dalam pesawat.

2. Bawalah selalu tas jinjing  atau ransel ukuran sedang selain tas tangan. Tas jinjing atau ransel itu isi dengan keperluan pribadi seperti 1-2 stel pakaian ganti, alat mandi dan makeup.Jika kehilangan koper setidaknya tidak terlalu repot mencari pakaian ganti karena sudah ada cadangan.

3. Lengkapilah koper dengan tanda pengenal yang khas, seperti menulis nama, alamat dan nomor telepon sebagai antisipasi jika koper kita tercecer atau terpindah ke pesawat lain, pihak maskapai bisa mudah menghubungi selain tentu kita juga harus melapor.

4. Sebaiknya foto koper khususnya bagian yang memiliki ciri khusus tadi saat hendak berangkat, kalau bisa saat check in. Karena jika kehilangan kita bisa menunjukan bukti foto koper sebagai antisipasi jika kertas nomor bagasi mungkin rusak karena sesuatu hal dan pihak maskapai mudah mengenalinya.

5.Jangan menempatkan barang-barang berharga seperti uang, perhiasan dan alat elektronik di koper yang ditaruh di bagasi

6. Kalau bisa hindari perjalanan yang harus transit, karena biasanya saat transit itulah sering terjadi kehilangan barang karena tertinggal atau terbawa ke kota lain

7. Pilihlah maskapai dengan reputasi baik atau hindari maspakai yang sering terdengar karena bermasalah dengan bagasi

Ada tips lain ? silahkan share di kolom komentar ya..thanks

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung