Loading

Kamis, 16 Januari 2014

Ketika Ditinggal Tugas Suami (Curcol Istri Abdi Negara ) :D

Insomnia....keingat suami yang baru berangkat tugas negara. Jadi ditulis aja deh...sedikit curcol..sorry kalau melebay malam-malam hehehe

Padahal bukan untuk pertamakalinya ditinggal tugas oleh suami, tapi setiap ditinggal tugas suka sebel. Ya, ngapain sih acara tugas segala, apalagi sekarang ini cuaca lagi tidak bersahabat, ombak di lautan tinggi, angin kencang hiks....Begitulah saya selalu ngomel dalam hati kalau suami bilang mau berangkat tugas kantor.Soalnya kalau ngomel langsung pasti jawaban suami "ini tugas kantor dek, tak bisa ditolak"


Meskipun sebel, saya selalu berdoa untuk keselamatan dan kelancaran tugas suami. Tiap hari sms dan paling senang kalau menerima teleponnya. Ya, saya memang ga mau menelpon kalau suami sedang tugas, takut terganggu kerjanya,sengaja sms aja dan biasanya kalau sedang istirahat dan itu biasanya malam suami akan telepon.

Saya akan uring-uringan kalau sms yang saya kirim pending.Kadang pikiran buruk muncul, tapi bisa saya tepis, mungkin hp nya dimatikan atau suami sedang berada di lokasi yang tidak ada sinyal seluler. Pokoknya kalau sedang jauhan dengan suami, seperti masa pacaran dulu, rasanya nano nano hihihhi

Ya, malam ini suami saya berangkat tugas lagi di laut. Katanya sih cuma 4 hari dan cuma ke pulau dekat aja. Biasanya suami saya tugas sampai ke Pulau Berhala di Selat Malaka atau ke Lautan Cina Selatan yang terkenal ombaknya tinggi. Cuma suka sebel kalau dikasi tahu tiba-tiba. Tapi itulah namanya aparatur negara, harus siap ditugaskan kapan dan dimana saja. 

Padahal sejak 4 tahun terakhir suami saya jarang ditugaskan ke laut, tapi akhir-akhir ini kembali ditugaskan, Kata suami saya kadang ia harus turun kembali tugas jika kebutuhan orang untuk bertugas diperlukan lebih di lapangan.

Oh ya, suami saya kerja di departemen perhubungan laut, distrik navigasi. Jabatannya di bagian teknisi atau sarana bantu navigasi berkaitan dengan tugas lapangan, seperti membuat, memasang alat-alat navigasi keselamatan di laut atau memperbaikinya. 

Kalau sekarang tidak terlalu sepi jika ditinggal tugas suami, karena ada Fitry, 2,4 tahun. Buah hatiku ini yang juga bikin suami suka nelpon lama kalau sedang tugas. Dulu sebelum ada anak, si ayah cuma nelpon seperlunya :) 

Jadi ingat waktu pertamakali ditinggal tugas suami, tepatnya waktu kami baru menikah delapan tahun lalu. Hadeeh....bener-bener nangis bombay...tiap malam nangis sambil nyium baju suami. Nyium aroma khas tubuhnya yang nempel di baju sudah bisa obati rasa kangen hihihihi...

Waktu itu intensitas tugas suami bisa dibilang rutin.setiap tiga bulan sekali pasti tugas. Jadilah saya seperti menghitung hari. Jika sudah dekat waktu tugasnya saya akan uring-uringan hiks...Bayangkan saja tinggal sendiri di rumah, apalagi kalau malam hari sangat terasa sepinya hiks

Udah dululah curcolnya...bagi yang baca bantu doanya ya..semoga suami saya selalu sehat, selamat dan lancar melaksanakan tugasnya. Aamiin...








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung