Loading

Jumat, 24 Januari 2014

Bagaimana Cara Pisah Dengan Anak ?

Malam ini mau curcol lagi neh...semoga ga bosan yang baca. Ini tentang kegalauan saya untuk pisah dengan Fitry, 2,4 tahun, putri semata wayang yang lagi lucu dan ceriwisnya. 

Selama ini saya belum pernah meninggalkan anak untuk 1 hari penuh apalagi harus sampe sehari semalam alias pisah tidur dengannya. Tapi, besok ni..ya sabtu besok rencana Fitry mau saya tinggal sehari semalam karena mau ke luar kota hiks..

bahagia bersama fitry bermain di pantai tanjung siambang

Ya, selama ini begitu banyak kesempatan dan kegiatan yang saya lepaskan dan tinggalkan sejak ada Fitry. Tujuh tahun menunggu kehadirannya tentu membuat saya sangat memprioritaskannya. Saya rela berhenti kerja, tidak terlalu aktif di berbagai organisasi wanita dan profesi dan tak aktif  di berbagai arisan. Saya rela tinggal di rumah dan menikmati jadi ibu sejati sejak ada Fitry.

Beberapa kali ada undangan dan kegiatan di luar kota yang berkaitan dengan organisasi rela saya tidak ikuti. Padahal sebelum ada Fitry saya selalu aktif dan paling suka acara ke luar kota, sekalian jalan-jalan hehehe..

Nah itu besok ada konfercab PWI Kepri di Batam Sebagai anggota yang masih terdaftar meski kurang aktif saya juga diundang. Saya sangat berharap bisa hadir dan ikut memberikan suara, tapi ada dilema bagaimana meninggalkan Fitry.

Memang sih ada ayahnya yang libur kerja sabtu minggu, tapi si ayah selama ini belum pernah ngurus anak seharian apalagi sampai kelonin tidur di malam hari. Mau diajak tentulah sangat tidak mungkin apalagi ngajak ayahnya sekalian juga tidak mungkin karena misua tidak suka ikut campur dengan aktifitas saya.

Suami sih izin saya ikut kegiatan itu dan ia bersedia mengurus Fitry. Tapi sayanya yang masih ragu dan sudah membayangkan macam-macam. Kadang saya juga kesal dan sebal mengapa terlalu parno dan tidak percaya pada orang lain meskipun suami sendiri untuk mengurus Fitry.

Ada yang punya pengalaman atau dilema seperti saya ? kasi masukan donk bagaimana cara pisah atau ninggalin anak untuk pertamakalinya.Makasi sebelumnya. 
***tulisan ini dibuat sambil sesekali melirik ke Fitry yang lelap tidur di sebelah dan makin ga tega untuk ninggalin dia :( 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung