Loading

Senin, 05 April 2010

Ga Benar FB itu Ga Bermanfaat ! *Catatan Dari sebuah persahabatan di FB*


Ketika ada sebuah kasus karena penyalahgunaan FB.Seseorang yang tidak pernah menggunakan FB bahkan mengucapkannya saja salah, mengatakan agar kami mengurangi aktifitas nge FB.Dalam hati saya cuma berkata,yang kamu tahu cuma jeleknya saja sementara tidak pernah melakukan langsung,jadi tidak merasakan manfaatnya.

Soalnya daripada mudarat,saya lebih merasakan manfaat FB.Salah satunya menemukan kawan-kawan lama,bernostalgia,bisa dapat kawan baru dan menyambung silaturahmi,bisa mengeluarkan pendapat asal sesuai norma kesopanan dan tidak menyebut nama seseorang,bisa beli barang bagus dengan harga murah,bisa dapat info terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia,serta masih banyak manfaat lainnya.

Untunglah saya tidak terlalu menanggapi ucapan yang sok tahu itu.Dari FB saya menemukan sahabat-sahabat saya yang "hilang".Dari jaman TK,SD,SMP,SMA hingga kerja,sahabat-sahabat yang sempat terputus komunikasi,satu persatu ditemukan dan silaturahmi terjalin kembali.

Tidak hanya itu saya juga dapat sahabat-sahabat baru.Yang meski hanya kenal muka di FB dan tak pernah ketemu,tapi kami seakan sudah kenal lama dan baik.Bahkan baru-baru ini saya dikunjungi oleh sahabat FB kiekie cantik dan umminya.

Senang sekali mendapat kunjungan itu.Karena saya tidak menyangka,dari pertemanan di FB,ibu dan anak ini rela meluangkan waktu dan biaya untuk bertemu saya,sekedar untuk bercerita,bercanda dan ketawa-ketawa.

Sebuah penghargaan yang tidak terhingga dan rasanya mungkin jarang saya terima.Dari sebuah persahabatan kami bisa menjadi saudara dan keluarga.Tentu banyak sodara dan keluarga akan banyak juga manfaatnya.Minimal punya orang yang menjadi tempat bicara dari hati ke hati,menangis dan tertawa bersama.

Setidaknya saya sendiri merasakan kebahagiaan ketika bertemu ummi dan khususnya kikie.Bocah tiga tahun nan cerdas dan menyenangkan.Kebahagiaan yang sulit dinilai dengan uang.Kebahagiaan yang hanya bisa dirasakan ketika menatap wajah cantiknya,mendengar suara merdunya membacakan ayat-ayat pendek dan bisa mencium pipi mulusnya.Yang penting saya juga sangat bahagia ketika dipanggil Bunda...

Terserah orang lain menilai berlebihan,karena yang saya rasakan berasal dari hati yang tulus dan keterbukaan.Semoga persahabatan ini langgeng selamanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung