Loading

Minggu, 03 Januari 2010

Turunkan standar dan jodohpun datang



Sebulan sebelum tahun 2009 berakhir,sahabat saya melepas masa lajangnya.Saya sangat bersyukur karena akhirnya ia menikah di usia yang sudah memasuki kepala tiga.Selama ini bisa dibilang,saya orang yang paling cerewet mengingatkan dia untuk menikah.

Bukan saya sok mencampuri urusan pribadi sahabat,tapi mengingatkan dia untuk hal yang baik dan diajarkan dalam agama saya pikir tidak salah.Nyatanya setelah dia menikah,tampak dia bahagia hidup dengan suami yang telah lama ia pacari.


Berbicara tentang menikah, erat kaitannya dengan jodoh.Banyak kawan dan sahabat yang belum menikah dengan alasan belum ketemu jodoh yang cocok.Ini dikemukakan sejumlah kawan yang sebelumnya kesulitan mencari jodoh,namun akhirnya menikah *moga saja karena tips yang saya berikan kepada mereka*.


Ya,sejumlah kawan yang telat menikah rata-rata di atas usia 25 tahun,sebelum menikah mengaku sulit dapat jodoh yang cocok.Cocok ? cocok dengan selera dan khayalan ? ya ialah sulit bertemu karena pada umumnya mereka menginginkan jodoh yang GANTENG,MUDA DAN MAPAN.

Kalau menurut saya tiga hal yang diinginkan mereka itu bisa dikatakan keinginan yang SEMPURNA.Tentu semua wanita menginginkan jodoh seperti itu.Tapi,bermimpi tentu harus tahu diri ! ya sedikit "kasar" memang kalimat itu.Tapi ini sebuah kenyataan yang harus kita akui.

Kita lupa melihat diri sendiri namun bermimpi setinggi bintang di langit dalam mencari jodoh.Misalkan saja saya yang bertubuh imut dan wajah yang tiga angka di bawah luna maya,memimpikan bisa duduk di pelaminan dengan ariel peterpan.Kan tidak mungkin bangets..

Intinya,ketika mengatakan bahwa sosok pria yang berusaha mendekati kita untuk menjalin hubungan serius tidak cocok dengan kita,lihat dulu diri kita.Kalau kita itu memang tidak sempurna,ya,cobalah menerima kekurangan pria itu.Jangan hanya karena pria itu tidak ganteng,tidak muda dan tidak mapan lantas kita mengatakan tidak cocok.

Hal di atas selalu saya sampaikan kepada sejumlah kawan yang AKHIRNYA MENIKAH,setelah sebelumnya mengaku sulit mendapatkan jodoh.Memang apa adanya dan kadang terasa menyakitkan pada awalnya,tapi nyatanya berguna bagi mereka.tidak cuma satu dan dua orang yang telah melaksanakan tips tersebut.

Seperti kawan saya yang pernah curhat karena dia ragu dengan seorang pria yang sedang mendekatinya.Ia mengaku tertarik,tapi ketika melihat pendidikan dan pekerjaan pria itu yang menurutnya tidak sesuai yang ia impikan,kawan itu pun ragu untuk menjalin hubungan serius.

Saya pun meminta dia untuk mengoreksi diri sendiri,apakah ia sendiri SEMPURNA ?.nyatanya ia pun berterimakasih ketika akhirnya ia bisa duduk di pelaminan dan sekarang menikmati masa bahagia bersama buah hati tercinta.Bahkan dalam pandangan saya,ia sangat takut kehilangan pria yang dulu ia ragukan itu.

Saya berharap mereka yang belum menikah hanya alasan belum dapat pria idaman yang sesuai kriteria,apalagi kriteria sempurna,berusaha mengkoreksi diri.Semoga dengan mengukur diri,keihklasan dan niat tulus,jodoh itu pun datang.Sehingga pernikahan yang diidamkan bisa terlaksana.Amin







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung