Loading

Sabtu, 30 Januari 2010

Ternyata Hanya Besar Nama dan Tak Seindah Kubayangkan

Ternyata hanya besar nama dan tak seindah kubayangkan. Begitu kesimpulan yang saya dapat ketika mendengarkan curhat teman itu tentang kondisi kantornya. Hmm...bagaimana tidak saya menyimpulan seperti itu.


Ternyata perusahaannya yang besar itu hanya besar nama. Tapi tak ada niat untuk membesarkan alias meningkatkan kesejahteraan karyawan. Gaji memang di atas UMK plus bonus, tapi itu terbilang pas-pasan untuk mereka yang sudah berkeluarga.


Sedangkan mencari tambahan di luar penghasilan tetap tidak bisa. Sementara tenaga dan pikiran diforsir bagaimana untuk menghasilkan materi berlimpah bagi perusahaan. Oh nooo....saya nyaris tidak percaya mendengarnya.


Tapi, ini adalah informasi A I, langsung dari sumbernya. Bahkan ketika saya mencoba tidak percaya, kawan itu mengatakan wajar karena semua orang akan tidak percaya dengan apa yang ia katakan. Karena dari luar terlihat hebat dan bagus. Nyatanya di dalam, ia diperlakukan seperti sapi perah dan tidak bisa berbuat banyak demi masa depan yang lebih baik.

Saya juga tidak habis pikir ketika ia menyebutkan nominal angka gaji bersihnya sebulan di luar bonus yang tidak seberapa. Hmm...hanya beda tipis dengan penghasilan saya ,dengan ritme kerja yang santai. Dalam seminggu kerja cuma 2 hari, tapi penghasilan sebulan lumayan hehehe..

Bahkan ketika ia menyatakan akan mundur, saya lebih terkejut. Tidakkah sayang dengan nama besar yang sudah menaunginya ? jawaban kawan itu "kalau saya hanya memeras tenaga dan pikiran untuk membesarkan pundi-pundi orang, untuk apa,"? katanya.

Hmm...alasan yang logis setelah saya renungkan. Sebagai manusia yang telah berkeluarga, wajar dia memikirkan masa depan yang lebih baik. "Untuk apa bangga dengan nama besar, tapi yang di dalamnya tidak ada apa-apanya," keluhnya.

Hmm...merenungkan kembali curhat teman itu saya merasa beruntung .Setidaknya apa yang saya jalani saat ini tidak perlu menguras energi banyak, alias sebanding dengan apa yang saya dapatkan.

Kawan, bersabarlah..pikirkanlah baik-baik sebelum menyesal. Setidaknya untuk hidup masa bisa di dalam kandang besar itu meski tidak bisa memiliki sesuatu dengan lebih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung