Loading

Minggu, 30 Agustus 2009

Manfaat Sedekah



Tadi sore menjelang buka saya menyaksikan acara tentang keajiban sedekah di sebuah stasiun tv swasta.Intinya acara itu memberikan inspirasi dan motivasi kepada kita untuk bersedekah dan ikut memetik manfaatnya.

Saya teringat pada masa kecil di usia yang baru memasuki sekolah taman kanak kanak dan SD.Setiap lebaran usai sholat di surau milik keluarga besar,biasanya kami anak-anak mendapatkan uang receh dari para orang tua,paman,etek dan famili lainnya.

Uang koin dan uang kertas berwarna merah itu pun terkumpul di kantong kami.Dengan senang hati kami akan pergi ke pasar untuk menaiki boayan kaliang atau komidi putar manual.

Dari surau biasa melewati sebuah jalan,yang mana di sana ada seorang bapak tua dan buta menengadahkan tangannya.Sebagai seorang anak kecil yang belum tahu apa manfaat sedekah,saya selalu memberi bapak tua itu orang receh.Waktu itu saya memberi dengan alasan kasihan saja dan senang melihat raut gembira di wajahnya.

Sampai kelas lima atau enam SD ritual saya memberi sedekah kepada bapak tua itu terhenti,karena beliau meninggal dunia.Kalaupun memberi sedekah saya biasanya memberi kepada fakir miskin di pasar.

Selain itu pada setiap jumat,saya atas suruhan ibu memberi setengah gelas atau segelas beras kepada anak-anak pengajian yang datang ke setiap rumah meminta sedekah.

Kembali kepada manfaat sedekah tadi yang ternyata sangat besar,tadi saya mencoba merenung.Mungkin apa yang saya dapatkan hari ini adalah bahagian dari manfaat sedekah yang dulu sering saya lakukan.

Kehidupan yang lebih baik dan cita-cita yang tercapai,patut saya syukuri.Setidaknya apa yang telah saya dapat dari Allah telah saya berikan lagi ke Allah sebahagian untuk mendapatkan rezeki yang lebih baik.

Saat ini,sedekah masih saya berikan.Saya cenderung memberikan sedekah kepada para tukang sol sepatu yang suka keliling komplek.Dengan alasan kasian,saya memilih mereka,karena saya sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana capeknya bekerja seperti mereka.

Bulan puasa dua tahun lalu,saya masih ingat ketika saya sedang ada masalah dengan pekerjaan.Sambil membawa motor saya terus berpikir bagaimana urusan itu kelar.Saat itu melintar seorang tukang sol sepatu.Langsung saya memberi sedekah.

Ya Allah,bapak itu dengan mengucapkan terimakasih menaruh uang itu di atas keningnya dan mengucapkan syukur.Dia mengaku seharian tak dapat order mengsol sepatu.Saya hanya meminta doa,supaya masalah saya selesai dan ia mengiyakan.

Alhamdulillah,masalah yang membuat saya tidak nyaman itu akhirnya selesai dan tidak merepotkan saya.

Mohon maaf tulisan itu bukan bermaksud ria,tapi setidaknya makin menguatkan saya tentang manfaat sedekah yang sangat dahsyat.Harapannya,bagi mereka yang selama ini masih enggan mengeluarkan sedikit rezeki dari Allah,bisa berubah dan ikut memetik manfaatnya.Amin








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung