Loading

Minggu, 12 April 2009

FB Bisa Jadi Ajang Menipu

Sebelumnya saya minta maaf jika artikel ini kurang mengenakan bagi pecinta FB bahkan pendiri FB sendiri (jika dia ngerti bahasa indonesia).Artikel ini bukan untuk menyudutkan FB atau bermaksud jelek pada FB.Tapi gimana mau menjelekan..saya sendiri adalah penggemar FB lho...

Artikel ini hanya pendapat saya berdasarkan pengalaman selama bergabung di FB.Sehingga lahirlah pemikiran jika FB bisa jadi ajang menipu.Maksudnya ....?
Begini..dari pengalaman saya selama beberapa bulan nimbrung di FB...ada sejumlah teman yang saya kenal atau bahkan saya kenal melalui teman saya, ternyata telah "menipu" diri mereka sendiri serta orang-orang di luar daerah yang jadi teman mereka di FB.


Padahal ada orang-orang terdekat yang tahu kondisi mereka sesungguhnya dan hanya bisa berdoa agar ia sadar untuk kembali ke kenyataan sebenarnya.



"Penipuan" yang dilakukan oleh mereka itu antara lain :
1.Tidak menampilkan foto asli,malah tampilkan foto artis atau orang lain

2.Jika pun menampilkan foto asli,tapi memilih eksyen yang paling manis,cantik atau ganteng.padahal dalam hal pertemanan masalah wajah bukan hal yang utama.Mungkin yang bersikap seperti itu adalah mereka yang sedang mencari jodoh atau pacar

3.Menampilkan status atau pemikiran yang menggambarkan jika ia adalah sosok yang hebat,keren,orang kaya atau super sibuk.Padahal dia lupa jika ada orang-orang dekat yang juga menjadi temannya di FB tahu kondisinya sebenarnya.

4.Mencari perhatian orang lain dengan membuat status dalam kondisi sedang menghadapi masalah serius

5.Marah atau kesel jika ada teman yang kenal memberikan komentar pada status yang menggambarkan situasinya,yang bakal membuat orang tahu siapa dia sebenarnya.Bahkan kemudian menghapus komentar itu

Hmm...mungkin masih banyak contoh lain yang lebih terperinci.namun saya tidak menyebutkannya di sini agar tidak ada yang merasa dirugikan secara langsung.

Mrlihat tingkat polah teman-teman yang saya kenal di FB yang bersikap seperti di atas,saya sering kasihan.Ingin rasanya menyadarkan dia agar bersikap apa adanya tanpa harus lari dari kenyataan dan menipu orang-orang yang hanya kenal di dunia maya.

Karena saya pribadi atau teman-teman lain juga setuju jika pertemanan itu tidak melihat buruk atau bagusnya wajah seseorang, atau melihat status kaya atau tidak.Namun lebih kepada niat baiknya.


3 komentar:

  1. Namanya jg dunia maya kak. Di dunia nyata aja banyak yang berlagak hebat, sok sibuk, atau merasa paling terkenal. Padahal dunia tau siapa dia, apa lg di cyberld word...

    BalasHapus
  2. Ini mah hal biasa jeng ina. Makanya account FB saya tidak terbuka untuk umum. Yang ada disana cuma teman-teman dekat, sodara atau teman yang baru kenal tapi klik aja.

    BalasHapus
  3. walahhh...
    jangankan FB...dunia ini lhoo ajang penipuan kayak gitu yang paling besar!!
    tu gak akan menyinggung penggemar dunia,,apalagi Yang Mencipta dunia...

    "wa mal hayaataddunya illa lahwuw wa la'ib"

    santai aja menykapi yang kayak gini...

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung