Loading

Sabtu, 14 Februari 2009

Kapan Bisa Langsing Lageee..?


Dulu body saya juga seperti adik-adik perempuan ini
Setiap membicarakan bentuk tubuh, saya selalu ingat masa-masa langsing dulu dan pengin kembali seperti dulu. Kecil dan imut-imut.Tapi sekarang, orang-orang menyebut saya besar dan amit-amit hua hua hua.... kejamnya.

Apalagi waktu balik kampung ke Padang, saya menjadi bahan kebingungan keluarga besar dan famili yang kaget melihat perubahan fisik saya setiap pulang kampung. Bahkan mereka sering membanding-bandingkan dengan adik dan sepupu perempuan yang masih gadis, bodi mereka langsing dan sedap dipandang.....hua hua hua....sebell...ya ialah masih perawan ting ting.

Meski jengkel, saya tetap bersyukur dengan keadaan tubuh sekarang. Minimal sehat dan tetap ada body. Meski besar tapi tetap ada lekuknya hehehehe....Selain itu mereka khususnya adik-adik perempuan saya itu juga harus senang, karena rata-tara baju saya yang ga muat akan diturunkan ke mereka hehehe......

Kadang saya mikir mengapa badan saya bisa naik 10 kg setelah menikah. Jangan kaget dulu, naiknya bertahap lho.J adi hingga tahun keempat sekarang, berat saya naik udah 10 kg. Perlahan dan pasti tanpa disadari hiks hiks hiks.

Tetap bersyukur meski ga selangsing dulu

Padahal rasanya makan ga begitu banyak dan ngemil juga kurang.....kurang banyak kalee...hehehe.Tapi mengapa bisa begini ya ? Kata banyak orang karena pikiran yang tenang dan merasa bahagia dengan kondisi sekarang. Hmmm....rasanya saya malah banyak pikiran setelah menikah, apalagi belum punya baby. Kalau bahagia...ya kita semua harus merasa bahagia setiap hari sebagai wujud syukur pada Tuhan.



Udah lah...terima aja apa adanya. bersyukur aja karena masih bisa menikmati hidup dan merasakan kebahagiaan dengan orang-orang yang dicintai dan menyayangi.

3 komentar:

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung