Loading

Rabu, 31 Desember 2008

Renungan 2008 dan Resolusi di 2009

Tahun 2008 tinggal dalam hitungan jam akan segera berakhir dan tahun 2009 akan dimulai.Begitu banyak kenangan indah, manis dan pahit yang pokoknya sepertinya permen nano-nano telah saya alami di tahun 2008.Satu tahun perjalanan hidup yang makin membuat saya makin dewasa dan matang, dalam menjalani hidup sebagai manusia biasa yang selalu dibayang-bayangi dengan bertambahnya dosa diantara upaya mengejar banyak pahala.

Di tahun 2008 sejumlah resolusi yang saya buat ada yang sudah tercapai dan ada yang belum, dan tetap bisa dilanjutkan untuk bisa diraih pada tahun 2009.Pada 2008 resolusi yang belum tercapai adalah program memiliki momongan yang ternyata belum juga bisa saya raih di tahun 2008. Padahal sejak menikah 3,5 tahun lalu, memiliki anak adalah impian terbesar saya.Semoga di tahun 2009 saya bisa memiliki momongan yang akan meramaikan rumah mungil kami.

Resolusi lainnya yang belum tercapai adalah membuka usaha di kampung,padang yang nanti akan dikelola oleh ibu dan adik-adik.Tapi semua itu saya yakin akan bisa tercapai suatu saat nanti dan kalau bisa memang tercapai di 2009.

Kemudian saya juga belum bisa mewujudkan program menjadi jilbaber sejati.Karena meski sudah menutup aurat sejak tiga tahun lalu tapi saya belum sepenuhnya menjadi jilbaber sejati.Di rumah dan di luar rumah tepatnya jika ke warung dan rumah tetangga,saya masih belum mengenakan jilbab.Setahap demi setahap saya akan berusaha di 2009 bisa menjadi jilbaber seutuhnya.

Sedangkan resolusi yang sudah dicapai pada 2008 diantaranya memiliki laptop, menulis buku ke dua yang sedang proses cetak, pulang kampung ke padang melepas kangen dengan keluarga dan memiliki tabungan rencana untuk pendidikan buah hati saya kelak.Selain itu saya juga sudah bisa mewujudkan impian bisa akses internet di rumah, yang cepat, murah dan nyaman.

Pada tahun 2009 ini resolusi saya tidak muluk-muluk alias sederhana namun bisa dicapai.Diantaranya :
1. Mengurus akta balik nama rumah yang sudah lunas atas nama saya dan suami, karena waktu dibeli melalui over kredit.Sepintas memang mudah urusan ini mudah, tapi sejumlah syarat masih perlu dilengkapi seperti perpanjangan KTP baru yang pengurusannya cukup membosankankan,karena menggunakan sistem SIAK yang masih terbilang baru diterapkan di tempat saya.

2. Mempercantik rumah dengan hiasan batu alam

3. Menulis buku ke 3

4. Bulan madu ke 2 dengan suami ke tempat yang nyaman, sekaligus mendukung program kehamilan

5. Menukar meja makan dan tempat tidur dengan model baru, yang lebih simpel dan sesuai dengan kondisi rumah yang mungil

6. Pulang lagi ke padang dan membawa modal usaha untuk ibu

Semoga semua itu bisa dicapai atau paling tidak sebahagiannya bisa terpenuhi.Amin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung