Loading

Selasa, 25 November 2008

Tips Memasak Cepat untuk Wanita Bekerja


ruziana, unizara, penulis tanjungpinang, blogger tanjungpinang, aktivis wanita tanjungpinang, kepri, tips memasak cepat untuk wanita bekerja, soto ayam
Memasakitu menyenangkan :)
Banyak ibu rumah tangga mengatakan jika memasak itu merepotkan dan menghabiskan waktu. Bahkan ada diantara mereka menganggap memasak adalah pekerjaan yang membosankan, sehingga memilih membeli lauk pauk yang sudah masak atau makan di luar. Kalau pun tidak mereka harus mengeluarkan dana lebih untuk membayar pembantu untuk memasak.

Alasan sejumlah teman-teman saya, memasak itu merepotkan karena harus membersihkan sisa memasak. Memasak itu merepotkan karena harus mencari bahan-bahan untuk dimasak. Padahal memasak itu tidak merepotkan, malah sebuah pekerjaan yang menyenangkan dan tidak menghabiskan waktu. Semua itu tentu tergantung bagaimana kita membuat memasak itu adalah pekerjaan yang mengasyikan.
Mungkin kebiasaan keluarga kecil saya berbeda dengan keluarga lainnya. Jika ibu rumah tangga setiap pagi udah nongkrong di warung komplek dan sibuk memilih ikan dan sayuran untuk dimasak, saya malah santai saja dengar radio sambil bersihkan rumah.

Kalaupun ikut nongkrong, paling untuk memeriahkan pagi yang rame dengan ciloteh kaum
ibu komplek. Bagi mereka memasak di pagi hari adalah kewajiban dan rutinitas yang
tidak boleh tidak.

Tapi bagi keluarga saya yang terdiri dari saya dan suami,memasak cukup saat hendak makan. Itu juga saat makan malam, karena kami tidak pernah makan siang di rumah. Maklum suami saya kerja dari pagi sampai sore.Saya pun juga selain ibu rumah tangga, juga kebetulan seorang kuli tinta di majalah dwi mingguan. 

Praktis, setelah magrib, di saat keluarga lain sedang asyik makan malam Saya baru memulai aktifitas di dapur.Tapi, jangan pikir ini merepotkan.Cukup setengah jam, masakan saya siap disantap kami berdua.

Ini bukan karena kebiasaan malas saya memasak di sore hari.Tapi permintaan suami yang lebih suka masakan segar yang baru keluar dari atas kompor.Kalau dilihat sekilas memang ribet, tapi saya punya tips dan trik untuk menyiasatinya.

1.Bahan untuk dimasak selalu siap sedia di gudang alias peti sejuk alias lemari es. Ikan selalu ada, tepatnya yang sudah dibersihkan.Ayam, daging dan telur selalu tersedia. 

Bahkan stok ikan dan ayam sebahagian diberi bumbu kuning dan disimpan di kulkas. Jangan di freezer tapi cukup di taruh di dalam wadah plastik dan simpan di kulkas bagian bawah.

2.Bumbu-bumbu dapur juga selalu siap sedia untuk diramu menjadi masakan yang enak dalam sekejap. Sediakan bumbu dapur yang sudah dihaluskan dalam wadah plastik dan disimpan di kulkas.

Bumbu dapur seperti cabe, jahe dkk,disimpan di dalam kulkas. Biar awet cabe merah dan rawit dibungkus kertas koran, sehingga tidak layu dan busuk meski hingga dua minggu.Kalau bawang merah dan bawang putih, ditaruh di rak bumbu saja.Sedangkan sayuran, seperti toge, kangkung atau bayam setelah dibersihkan dan dipotong-potong, disimpan dalam plastik dan ditaruh dalam kulkas.

3. Inti dari semua itu adalah masakan yang digemari suami tidaklah merepotkan, seperti harus bersantan. Suami saya paling suka ikan, ikannya biasanya ikan selar bakar plus sambal blacan dan acar timun.

Jangan pikir bakar ikannya memerlukan arang atau oven listrik. Namanya sih ikan bakar, tapi sebenarnya adalah ikan digoreng dengan sedikit minyak dan api kecil.Sambal blacan adalah sambal terasi, yang terdiri dari cabe rawit dan bawang yang ditumis kemudian ditumbuk. Sambil nunggu ikan matang, sambal blacannya diulek.

Sedangkan acar timun, pasti tau yakni timun yang diiris sedang ditambah bawang merah mentah diiris, garam, sedikit air dan minyak. Kalaupun tumis toge juga sebentar, tumis bawang merah, bawang putih, irisan cabe merah dan jahe, siap deh.

Kalaupun mau masak ayam goreng, tinggal diungkep sebentar dengan bumbu instan dan digoreng. Mau sarden tinggal ditumis sebentar jadi deh. Mau dendeng cukup direbus dengan bumbu sebentar, digoreng dan dicampur sambal ,jadi deh.

Pokoknya 30 menit cukup untuk memasak dan membersihkan dapur hingga kiclong dan suami saya makan dengan nikmat. Jadi siapa bilang memasak itu merepotkan ?

1 komentar:

  1. wah tipsnya ok nih mba eh jeng...bbrp udah zie terapin tp resepnya makasih ya jd dpt tambahan inspirasi deh buat masak praktis

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung