Loading

Jumat, 07 November 2008

Rinduku Pada Mereka



Tanggal 17 desember nanti aku akan pulang kampung ke padang.Ada adik sepupu yang akan menikah tanggal 20 desember nanti. Meskipun masih lebih 1 bulan lagi, tapi aku sudah tak sabar untuk pulang kampung.


Aku rindu dengan keluarga dan seluruh keluarga besarku.Meskipun baru tahun lalu aku pulang kampu, tapi aku tetap merindukan mereka.Keluarga besarku yang kompak,bahagia dan selalu gembira.
meskipun kami bukan tergolong dalam keluarga kaya raya, tapi kesederhanaan kami menjadi kunci kekompakan kami semua.Sakit dan senang menjadi hal yang kami rasakan sama2, sebuah semangat yang mungkin sudah luntur pada banyak keluarga besar di mana saja.
Aku rindu bertemu adikku Revi...cewek kelas dua MTsN ini, kata ibu sedang pubernya.Suka membantah tapi tetap lucu hehehe.
Meskipun ibuku sering mengadukan dia ke aku tentang tingkahnya, tapi aku tetap sayang ke dia.Sebab meskipun udah duduk di kelas dua MTsN, tapi dia tetap rajin mengaji.Bukan karena dia belum khatam, tapi dia udah dua kali khatam quran. Katanya dia ingin menjadi qori. mudah2an.
Aku rindu dengan adik bungsuku Widodo Cahaya Putra.Adikku yang gila bola dan main bola. Tak jarang ia berkelahi dengan kakaknya hanya karena ia ingin menonton pertandingan bola di TV.
Bahkan ia juga sering menghilang dari rumah, karena asyik main bola.
Sepertinya namanya yang diambil dari salah seorang pemain sepakbola indonesia, telah menjadi tuah padanya.Semoga adikku bisa menjadi pemain sepakbola seperti nama yang disandangnya.
Aku rindu dengan adikku Isan.Pria kecil yang kini duduk di kelas satu MTs itu sedang mengalami perubahan dari masa anak-anak ke remaja.Kudengar suaranya di telepon sudah berubah.Katanya ia sekarang sudah dewasa hehehe..
Aku rindu dengan Givan, sepupuku atau anak dari pamanku (mak etek).
Bocah laki-laki dua tahun yang menggemaskan.Yang pintar dan suka memuji diri sendiri
Aku rindu dengan suci, anak Ajo (pamanku).Katanya sekarang dia sudah besar dan nakal. Kata bapaknya ia meniru sifatku waktu kecil, keras kepala dan suka nangis
Aku rindu dengan masakan ibuku...
Aku rindu makan jengkol sambal durian buatan ibuku hahahaha
aku rindu makan ketupak gulai tanteku
aku rindu makan lopis buatan nenekku
aku rindu mendengar dan melihat canda tawa keluarga besarku
Pokoknya aku rindu semua keluargaku
aku tak sabar pulang ke kampung

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung