Loading

Senin, 17 November 2008

Pake Starone, Murah dan Cepat

Akhirnya saya bisa juga beli laptop.Jujur aja masih kredit, tapi biarkan begitu saya tetap senang.Karena setidaknya impian saya sudah terwujud sebelum 2009.Dengan laptop saya bisa akses internet kapan saja dan dimana saja. Rahasianya pake kartu CDMA Staone

Ini bukan bermaksud untuk mempromosikan Indosat dengan starone nya, tapi tulisan ini jujur karena saya merasakan manfaat murah dan akses internet dengan starone.
Informasi tentang Starone untuk akses internet, berawal dari adik suami saya.Tertarik dengan informasi itu, saya pun mencari informasi tentang Starone ke Indosat.
Awalnya saya agak lemesan, karena untuk akses internet pake Starone harus memakai modem.Harga modemnya yang paling standar Rp 500 ribuan.Terpaksalah karena uang belum cukup ditunda dulu.
Ternyata rezeki yang tidak kemana, Ari, teman saya hobi jualan software menawarkan modem miliknya.Pucuk dicintam ulam tiba, dengan harga miring saya bisa mendapatkan modem yang masih baru.
Dengan isi ulang 50 ribu, hari pertama saya keranjingan buka internet.Malam harinya saat sedang asyik ngenet, ternyata pulsa saya habis.
Saya sempat kecewa,karena dengan isi ulang 50 ribu saya berharap bisa tahan hingga beberapa hari, tapi dalam sehari udah ludes.
Saya hubungi Ari, ternyata dia memakai sistem hitung volume kilobyte. Meskipun hanya Rp 1/kb, tapi jika browsing dalam jumlah banyak, tentu saja pulsa terpakai banyak juga.Memang kalau mau murah dengan sistem hitung volume, kita harus membuka situs satu-satu aja.
Akhirnya saya mendatangi Galeri Indosat Tanjungpinang.Melalui CS nya saya meminta diubah penghitungan pulsa Starone saya dialihkan ke hitungan waktu, yang cuma Rp 75/menit.Kalau dikalikan sejamnya Rp 4500
Memang jumlah itu hampir sama kalau kita ngenet di warnet. Tapi....ngenet di warnet akhir-akhir ini tidak nyaman lagi.Anak-anak sekolah yang main game online suka bising.Pokoknya membuat bete.Jadi lebih enak modal dikit, tapi kita nyaman dan merdeka.
Sekarang sudah lima hari, isi ulang 50 ribu belum habis.Ternyata memang kalau kita "gila" ngenet sistem waktu lebih murah dan menguntungkan.
Dengan laptop dan fasilitas internet yang bisa dibawa kemana saja, pekerjaan saya sebagai penulis dan wartawan sangat terbantu. Capek-capek nyari berita, ngaso sebentar di kafe dan buka laptop.kalau lagi malas nulis berita, browsing internet aja, jadi ga membosankan.
Kerja pun tidak harus melulu di kantor.Gaya hidup metropolitan sepert itu memang belum mulai berdenyut di Tanjungpinang.Tapi saya yakin nanti gaya hidup bekerja sambil duduk di kafe akan menjadi pemandangan biasa di kota ini.
Siapa dan kapan yang akan menjadi orang pertama teman saya ya ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar, tapi asal tetap dengan bahasa yang baik dan santun ya. Terimakasih sudah berkunjung